terkesiap aku melihat rupamu masih terpajang dihati
dipenghujung malam kukais jejak asmara
tuk membangun prasasti cinta atas namamu
luka hati menganga di bawah purnama
menghanyutkan sukmaku jauh
ke muara cinta yang terbuang
terenyuh aku ingin tatapmu
melenguh aku ingin pelukmu
kugenggam denyutan nadiku
tuk ku persembahkan kehadiratmu
berharap, manis kata kembali mengalir untukku
peras hatiku duhai pujangga jiwa
akan kau temukan namamu disetiap tetesnya
menggeliat bermakna jika kau menatapku dengan cintamu
aku jatuh terbuang
ke telaga hati yang kelam....
kelam cinta
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar