Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

the zero... catatan o km, 0 derjat, 0 life (back to basic to face reality), part 1

gileeeee, sabang daaaank! hehe... pagi itu semua serba sibuk... saia sibuk memenuhi kebutuhan kampus, rekap nilai n ngawas ujian mindha, ronal, zikri fani, eis, sibuk packing barang. gak nyambung ya? hehehe, itulah uniknya... disaat2 terakhir awal perjalanan kami, disaat itu pulalah saia disibukkan oleh hal2 yang seharusnya sudah selesai dikerjakan. plus sim A yang belum juga keluar. setelah diteror beberapa jam sama mindha dkk plus bikin ronal cemberut nungguin d depan kantor polisi, akhirnya perjalanan ini dimulai juga. deg-degan, senang, bingung menjadi starting point keberangkatan kami. saya didapuk menjadi supir selama perjalanan ini plus eis sebagai navigator. tak mudah melalui perjalanan ini, apalagi mengenai rute, ini adalah rute baru pertama kali kami lalui. untungnya smartphone ronal dilengkapi ama google map, so gak perlu pusing mikirin rute yang akan kami lalui, yang perlu kami pikirkan adalah bagaimana membuat ronal tetap bangun selama perjalanan dan menuntun kami ke jalan yang benar... hehehe. rute yang kami lalui adalah : padang- bukittinggi-Pasaman (Bonjol)- Padang Sidempuan- Sipirok-Tarutung-Medan-Binjai- Aceh Timur-Aceh Besar-Banda Aceh- Sabang. day 1. perjalanan ini beneran ala anak kos! 30 km sebelum sidempuan kami ngemper dulu d pom bensin terdekat. aku sama ronal tidur d emperan mushalla, yang lain stay d mobil. dan ternyata eh ternyata, banyak loh yang telah duluan ngemper disana... mulai dari satu keluarga hingga grup touring. saia jadi senyam senyum gak jelas liat pengemer di sekitar... hihihi. ada yang nyusuin anaknya, ada yang melerai anak bertengkar, ada yang bagi-bagiin minuman hangat ke temannya, ada juga yang sukses ngorok. untung ngoroknya gak pake toa mushalla, bisa2 dikira sirine peringatan tsunami.... hihihi. day 2 esoknya perjalanan kami teruskan setelah sholat subuh. subuh masih membayang dan memperlihatkan lembayung merah di ufuk timur seolah memberi semangat bagi kami untuk melanjutkan perjalanan. Ganbatte!! tapiii, karena satu dan lain hal, akhirnya kami memutuskan untuk berhenti dan menikmati keindahan alam Padang Sidempuan. yupz, jadilah air terjun sijernih sebagai tempat pemberhentian pertama kami hari itu.

airnya yang jernih plus segar membantu mengembalikan stamina dan mood kami pagi itu. tempatnya keren, sayang, pengaturan lokasi pedagangnya kurang baik juga spanduk2 calegnya... hadew... masih ada politik di area wisata ini... :( sesampainya d sidempuan kami disambut oleh ramahnya komunitas Forester. thanks so much atas keramahan dari Rizki dkk yg bikin kami ingin balik lagi ke sidempuan, namun sayang perjalanan mesti kami lanjutkan kembali, maklum, sabang bro!! hehehe. jadilah malam itu kami lanjut ke Medan dan menginap d SPBU sipirok. to be continued....

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

kecap air kelapa

Salah satu bagian dari buah kelapa yang banyak dimanfaatkan adalah air dan buah kelapa, yang ternyata air buah kelapa memiliki banyak kandungan nilai gizi dan khasiat yang luar biasa. Air kelapa mempunyai unsur kimia yaitu berupa unsur makro dan mikro yang meliputi nitrogen dan karbon yang sangat penting bagi tubuh manusia terdapat pada air kelapa, masing – masing unsur tersebut memilki uraian kandungan tersendiri, diantaranya : a. Nitrogen. Unsur nitrogen dalam air kelapa memiliki kandungan sendiri diantaranya protein yang terdiri dari asam amino, seperti alanin, sistin, arginin, alin, dan serin. Kandungan asam amino buah kelapa lebih tinggi dibanding asam amino yang terdapat pada susu sapi b. Karbon. Unsur karbon yang terdapat dalam air kelapa adalah dalam bentuk karbonhidrat seperti glukosa, sukrosa, fruktosa, sorbitol, inositol dan lainnya. c. Unsur mikro dalam air kelapa juga sangat dibutuhkan tubuh sebagai pengganti ion tubuh, untuk mengembalikan stamina dan energi baru bagi tubuh Selain kandungan kimia diatas, apabila diteliti lebih mendalam, air kelapa banyak sekali kandungan / unsur kimia alami yang sangat baik bagi tubuh, diantaranya : Vitamin C, yang memiliki uraian kandungan didalamnya seperti asam nikotinat, asam folat, asam pantotenat, bitin, serta riboflavin Air kelapa kaya akan potasium ( kalium ) Air kelapa selain mengandung mineral, juga mengandung gula dengan kisaran antara 1,7-2,6 % dan protein 0,07-0,55 %. Di salah satu negara Asia Tenggara, sebut saja Filipina, air kelapa dimanfaatkan untuk proses pembuatan minuman, jelly, alkohol, dektran, cuka, dan nata de coco. Di Indonesia sendiri air kelapa kini telah banyak dimanfaatkan sebagai suplemen minuman dalam kemasan sebagai pengganti ion tubuh, atau bahan baku dari pembuatan jelly atau yang dikenal dengan nata de coco. Air kelapa digunakan sebagai minuman (air kelapa muda) dan media pembuatan nata de coco. Namun paling banyak masyarakat Indonesia sendiri memanfaatkan langsung buah dan air kelapa sebagai pelepas dahaga dalam sajian minuman yang menyegarkan. Kandungan yang terdapat dalam air kelapa o Potassium 294 mg o Sodium 23 mg o Gula 5 mg o Klorida 118 mg Kandungan lain dalam daging buah kelapa yang berumur 8 bulan adalah : § Kadar air 90,59 % § Kalori 437 kkal/100gr § Minyak 26,67 % § Protein 10,67 % § Serat kasar 3,98% § Total karbonhidarat 38,45 %- pati 13,53 % § Gula sebagai glukosa 24,92 % § Asam amino, memiliki uraian, seperti isoleusin 2,5 gr/16 gr N, leusin 4,9 gr/16 gr N, lisin 2,7 gr/16 gr N, metionin 1,5 gr/16 gr N, threosin 2,3 gr/16 gr N, tripthopan 0,6 gr/16 gr N dan valin 3,8 gr/16 gr N § Mineral utama dalam daging buah kelapa adalah Fe (17 ppm), S (4,4 ppm), Cu (3,2 ppm) , P (2,4 ppm) § Kandungan vitamin pada buah meliputi vitamin C (10 ppm), vitamin B(15 IU), dan vitamin E (2 ppm) § Minyak kelapa mengandung trigliserida yang tersusun dari lemak rantai sedang ( C6- C12). § Asam lemak dalam minyak kelapa adalah C-8 5 %, C-10 6 – 10 % dan C-12 44 – 45 % (total 55- 65 % asam lemak rantai sedang). Trigliserida asam lemak rantai sedang dapat digunakan untuk mengatasi hiperlipidemia dan kegemukan serta dapat digunakan dalam ransum untuk pasien pasca bedah dan bayi prematur. Daging buah kelapa juga mengandung 0,2 mg vitamin E (sebagai tokoferol), namun proses produksi minyak secara konvensional yang biasanya mengaplikasikan panas dan tekanan, mengurangi kandungan tokoferol dalam hasil akhir. Kandungan vitamin E optimum dapat diperoleh melalui perbaikan proses, yaitu dengan proses sentrifugasi santan dan produk yang dihasilkan dikenal dengan nama virgin oil. Virgin oil mempunyai aroma kelapa segar. Saat ini Virgin oil yang lebih dikenal dengan VCO ( Virgin Coconut Oil ) diyakini manfaatnya untuk mengatasi penyakit kanker bahkan dianggap buah dan air kelapa ini memiliki keampuhan lebih baik dibandingkan dengan buah merah ( Pandanus conoideus ). Air kelapa muda (7 – 8 bulan) mengandung protein 0 ,13 g, minyak 0 ,12 g, karbohidrat 4 ,11 g, mineral Ca 20 mg, Fe 0 ,5 mg, vitamin asam askorbat 2 ,2 – 3 ,7 mg dan air 95 ,01/100 g. Kecap adalah cairan hasil fermentasi bahan nabati atau hewani berproteintinggi di dalam larutan garam. Kecap berwarna coklat tua, berbau khas, rasa asin dan dapat mempersedap rasa masakan. Bahan baku kecap adalah kacang kedelai, ikan atau air kelapa. Yang paling banyak diolah menjadi kecap adalah kacang kedelai. Pada dasarnya kecap yang berasal dari bahan baku kacang kedelai, diperoleh dengan cara fermentasi kedelai yang ditambahkan gula, garam dan bumbu-bumbu serta harus mengandung protein minimal 2%. Kecap air kelapa yang bahan dasarnya dari air kelapa masih memerlukan penambahan kedelai sehingga kecap yang dihasilkan dapat memenuhi standar mutu. Pengolahan kecap manis dari air kelapa dengan penambahan 200 g kedelai memerlukan air kelapa 2750 ml sehingga menghasilkan kecap manis yang memenuhi standar mutu. Berdasarkan Standar Nasional Indonesia, syarat mutu kecap manis adalah : kadar air 55-65%, garam 10%, sakarosa 30%, protein 2% (untuk mutu II) dan 6% (untuk mutu I), dengan syarat antara lain reaksi terhadap lakmus tidak boleh alkalis, serta kandungan asam benzoat atau garamnya, zat pemanis dan pewarna buatan, bahan berbahaya dan jamur harus negatif. Pada prinsipnya, pembuatan kecap dan air buah kelapa sama dengan pembuatan kecap dan kacang kedelai; bahkan jauh lebih mudah dan tidak memakan waktu pembuatan yang terlalu lama. Pembuatan Kecap Manis dari air kelapa (untuk membuat 1,2 liter kecap manis) Alat Wajan/panci garis tengah 20 cm Tampah/nyiru dan anyaman bambu Sendok pengaduk dan kayu Kompor Saringan plastik garis tengah 20 cm Botol kecap isi 600 ml Bahan Air kelapa 2 liter Gula merah 800 gram atau sesuai selera Kedelai bubuk 200 gram Keluwak 120 gram Laos 40 gram Bawang putih 30 gram Sereh 4 batang Daun salam 4 lembar Vetsin 10 gram atau sesuai selera Pehkak 6 gram Kemiri 20 gram Wijen 20 gram Cara pengolahannya : 1. Pehkak dan wijen disangrai, kemudian digiling halus. 2. Selanjutnya keluwak dan kemiri dihaluskan. 3. Air kelapa disaring dari sisa sabut kelapa dan kotoran lainnya, masukan ke dalam wajan yang telah disiapkan. Masukkan ulekan gula merah, ulekan bawang putih, kedelai bubuk (hasil proses penjamuran), keluwak, kemiri, pehkak dan wijen, kemudian dimasak hingga warnanya berubah menjadi kekuning-kuningan dan mulai kental. 4. Sereh dan laos dipipihkan, daun salam dan vetsin dimasukkan ke dalam wajan. 5. Panaskan terus di atas kompor dengan api kecil sambil diaduk selama kurang lebih 2 jam, hingga warna larutan berubah menjadi hitam dan kental. Setelah itu angkat dari kompor dan dinginkan. 6. Supaya tahan lebih lama, ke dalam kecap bisa ditambahkan natrium benzoat. 7. Selanjutnya disaring dan dimasukkan kedalam botol yang bersih dan steril. Untuk mendapatkan botol yang steril bisa dilakukan dengan cara merebus botol dalam wajan berisi air hingga mulut botol (terendam) selama kurang lebih 15 menit dan keningkan dengan posisi mulut botol di bawah. 8. Kecap manis dari air kelapa siap digunakan atau dipasarkan. Catatan: Kedelai bubuk dapat dibuat dengan dua cara: Ø Dari bahan tempe. Beli tempe yang bermutu baik di pasar, bisa dilihat dari bau wangi khas tempe dan kedelai yang kompak terbalut dengan jamur di sekelilingnya. Selanjutnya tempe tersebut diiris tipis dan dijemur hingga kering. Kemudian tempe dihaluskan / digiling dan diayak. Ø Proses penjamuran kedelai. Rendam sebanyak 1 kg kedelai dengan 3 liter air dingin/mentah selama 1 malam. Setelah itu cuci dengan air dingin hingga kulit an kedelai mengelupas. Selanjutnya ditambah air 3 liter dimasak selama 1 jam, angkat dari kompor, buang air dan tiriskan dengan saringan plastik. Selanjutnya dihamparkan di nyiru, lalu tutup dengan nyiru lain dan simpan selama 3 hari. Setelah 3 hari akan terbentuk kedelai berjamur seperti tempo lalu dijemur sampai kering. Giling tempe kering dan diayak dengan saringan plastik hingga menjadi bubuk kedelai.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mentawai, Negeri Sejuta pesona...


sore itu mentari enggan menampakkan kemilaunya dan lebih memilih betah bersembunyi di balik awan. hanya hawa hangatnya yang menyebar ke seantero negeri dan melukis sebuah senyuman kegirangan di bibirku. hehehe... semuanya, bersemangat untuk menyambut ekspedisi tahun baru, journey to mentawai!! it's me, abdi, Dayat, Isra, Farid dan Taufik yang memulai perjalanan dari pelabuhan bungus padang menuju mentawai. Berbagai persiapan sudah kami bawa beserta planning2 selama di mentawai 7 Hari ke depan....



pengalaman pertama tentu di kapal 'ambu-ambu' yang dengan gagahnya membawa kami bertolak menuju Tua Pejat pukul 8 malam. tak banyak yang bisa saia ceritakan disini selain abdi yang terkulai d kapal karena mabuk laut!! xixixi. selebihnya, it was great!!!



hari pertama kami tiba di Tua Pejat tempat yang kami tuju adalah Pasar Ikan sembari menunggu motor keluar dari antrian barang2 kapal. pasarnya ada dipinggir pantai. malah hanya berjarak beberapa meter dari pantai yang jernih dan kebiruan. kami bahkan bisa melihat area terumbu karang pantai ini dengan jelas dari jalan setapak yang kami lalui. harga ikan disini pun fantastik... ikan Karang jenis Kerapu hanya Rp. 30 ribu rupiah perkilo!! mak! ikan kakap merah besarpun hanya seharga Rp.10 ribu disini. jadilah saia dan Isra memborong ikan2 yang lezat ini untuk dimasak bersama di rumah. dan tak perlu menunggu lama, palai ikan Kerapu ala Chef ito selesai dibuat dan siap untuk disantap. plus gulai ikan karang.... aaabastaaaa...!



puas menikmati kelezatan ikan karang kami istirahat sejenak di rumah tempat kami menginap. sorenya, kami (para cowok keren di Kimia) beranjak menuju pantainya untuk melepaskan hasrat kami, memancing, swimming, dan bernarsis ria. hanya tawa, canda ceria yang terasa, ohhh God!! ini baru liburan! hehe (foto terlampir). beruntung diriku strike, mendapatkan ikan karang yang lucu... hehehe.



puas menghabiskan waktu dipantai, kami segera pulang dimana gulai ikan karang kembali menunggu untuk di santap! nikmaaatt...


esoknya, Mentari senja bergelayut manja di hamparan jutaan awan-awan putih yang mengantarnya pulang ke peraduannya di ufuk barat sebagaimana kami juga pulang dari pengalaman seharian yang menakjubkan. Yupzzz, kembali lagi dengan pengalaman yang amazing dan menyenangkan, yaitu ekspedisi mentawai awal tahun 2012, bersama kami cowok2 keren kimia... hehehe (narsis dikit gak apa2 kan?). meski lelah, namun kami puas menikmati bakar ikan karang di puilau Simakakang yang Indah, keliling gugusan pulau karang dengan Boat yang kami sewa, snorkling menikmati pantai yang jernih dan hamparan gugusan karang yang mempesona, memancing ikan yang dilanjutkan dengan ritual bakar ikan di pulau.... de el el... pokoke, mantap!!



Khusus untuk catatan kali tak banyak yang ingin saya ceritakan, selain foto2 yang akan saia lampirkan. Foto2 ini menjadi bukti nyata keindahan Alam Indonesia Tercinta khususnya Sumatera Barat yang tak kalah indahnya dengan tempat2 wisata d luar negeri! So. Kenapa harus keluar negeri jika bisa menikmati surga dunia yang Indah dan menakjubkan seperti ini?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

B I A N

"saya terima nikahnya liza binti fulan dengan mas kawin seperangkat alat sholat, tuuunai" suara itu kudengar mantap lewat handphone yang didekatkan padanya.

awalnya hanya setetes, namun kemudian entah berapa tetes airmata ini mengalir deras membasahi mataku. Bian, lelaki gagah itu sekarang sudah resmi beristri, dan sekarang disini aku menangis... meski ada denyutan di dadaku, masihkah tangisan ini pantas untuknya atau tidak. Air mata ini semakin deras hingga perlahan membawaku pada kenangan di masa-masa kuliah dulu.

"ni, tugas laporan praktikum biokimia dah selesai apa belum?"
"hmm, pasti mau nyontek." jawabku dengan wajah sok sewot."nih". kusodorkan laporan itu ke hadapannya. senyumnya mengembang, diambilnya laporan itu dari tanganku. sejenak kami saling menatap. deg... jantungku tiba-tiba berdegup kencang. entah apa pula yang dirasakannya, tapi setelah aksi saling tatap itu, kami sama-sama salah tingkah.
"Arni, laporan Nopi juga belum selesai. biar laporan Arni ama Nopi dulu ya, ntar baru kasih ke Bian, atau kalo mau cepet, fotokopi aja yan..." celoteh Nopi yang sekaligus memecah kebekuan diantara aku dan bian.

entah apa yang ada dibenakku waktu itu. yang pasti aku tidak ingin persahabatan kami bertiga ternodai ikatan cinta antara aku dan bian. Perasaan itu tetap kupendam dan kusimpan rapat-rapat dalam palung hatiku terdalam. kadang rasa ini membuncah dan telingaku panas, kala mendengar teman-temanku membicarakannya, mengaguminya atau sekedar ingin menyampaikan salam padanya melalui aku. setiap rasa cemburu yang muncul selalu kututupi dengan senyumku yang sempurna.

"Uni cinta sama bang bian?"tanya anak itu padaku pada suatu ketika. Ari, adik tingkatku yang satu kos-an dengan Bian.
aku yakin saat itu pipiku memerah, namun kusembunyikan dengan pura-pura mengaduk larutan NaOH 0,5 Molar di meja praktikumku. "apa sih ri?" ucapku dengan sedikit gugup. "Uni cuma berteman akrab kok dengan abangmu tu".
"hahaha, udahlah ni, gak usah malu-malu sama ari, keliatan kok uni malu-malu. hmm, coba dengar, semua yang uni sentuh saat ini mendendangkan lagu cinta yang lirih, xixixixi." katanya dengan gaya khasnya yang lebay. aku terdiam, tak tahu mau bilang apa.
"uni tau nggak, bang Bian juga suka lho sama uni." cilotehnya sambil memandang nakal ke arahku.
"hmm, jadi dah jelaskan kalo kalian saling suka, hehehe. Ari bisa kok mencomblangkan Uni dan bang Bian." lanjutnya enteng dengan tangan terlipat didepan dadanya.

cukup sudah, saat itu aku mau meledak. segera aku ke ruangan Khusus assisten dosen. kebetulan ruangan itu sedang kosong. kuraba dadaku, masih berdegup kencang, aku dan Bian? "Ya Allah, mungkinkah ini akan terjadi?" bisikku lirih dalam hati.

Tangisan Farhan, membuyarkan lamunanku. Anakku yang baru saja berumur 3 bulan 10 hari itu terbangun. segera kuletakkan Handphone tanpa ku matikan. ku peluk anakku, oops, rupanya popoknya basah. dengan telaten kuganti popoknya dengan popok baru. setelah kuciumi beberapa kali, kuletakkan bayi mungil tersebut di atas ayunannya. ku ayunkan perlahan supaya ia kembali terlelap. kuambil kembali Handphone tersebut, masih nyambung. kembali kudengar proses ijab kabul tersebut dan sepertinya hampir selesai. kutengadahkan tanganku dan kutundukkan wajahku, khusyuk mendengarkan doa yang sayup-sayup terdengar dari seberang sana untuk kedua mempelai. dan air mata ini kembali meleleh dari kedua mataku.

"Uni, dah selesai ni." Kudengar suara Ari yang serak dari ujung sana.
"iya, makasih ya dek. Ari kenapa?" tanyaku padanya.
"sedih aja ni, Ari ama bang Bian dah akrab banget. dan sekarang rasanya ri bakal kehilangan teman bermain, bergelut dan teman sekosan. canggung banget rasanya." Ujarnya sambil kudengar sesekali dia terisak.
"tenang aja dek, uni yakin, bang Bian gak bakal menjauh dari Ari kok. Itu biasa, setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan, yang penting kita tetap saling bersilaturahim." ucapku pelan dan lirih.
Kupandangi bayi mungil buah cintaku dengan bang Faisal tersebut. ah, aku terlalu emosional. semuanya telah berlalu, meski hingga saat ini aku tak pernah tahu apakah Bian benar-benar mencintaiku, dan Ari gagal menyatukan kami, toh sekarang aku bahagia dengan suamiku yang sekarang, suami terbaik yang dipilihkan orang tuaku sebagai imamku.
"nanti sampaikan salam uni untuk bang Bian dan...istrinya ya" ucapku dengan sedikit tersendat menyebutkan kata istrinya tersebut. kututup pembicaraan kami. sejenak aku tertegun, ada perasaan sakit yang menyentak tiap kali mengingat Bian, lelaki gagah yang dulu bertahun-tahun mendiami hatiku, menikah dengan wanita lain.
"Semoga bahagia Bian, amin" ucapku dalam dan lirih sembari mengusap rambut anakku.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

maafkan ito ya bang....

Malam ini hampir sama dengan malam-malam sebelumnya. Berisi kesunyian yang tak lagi aku takuti semenjak insomnia ini menggelayut di mataku. Lantunan suara merdu Demi Lovato dalam kidung skyscraper, menemaniku merangkai kata demi kata malam ini. Ini bukan hanya catatan, ini adalah catatan, benar-benar sebuah catatan, bingung? Hmm, that’s the point. Hehe. Dan aku kembali larut dalam kenangan…
**********
Sebuah cubitan lembut mendarat di lenganku. Bang win, kakak tingkatku di Jurusan Kimia salah satu perguruan tinggi Negeri di Kota Padang, yang sudah kuanggap saudara kandungku sendiri membangunkanku pagi itu. Kebetulan kami satu kosan.
“bangun dek, sahur yuk,”. Katanya sambil tersenyum. Dengan malas aku bangkit dan beranjak ke kamar mandi untuk mencuci muka sekaligus mengambil wudhu. Selepas sahur dan menunaikan sholat subuh di mesjid, bang win mengajakku tadarusan, sekaligus memperlancar bacaan al-Quranku yang agak berantakan.
“bang pengen sekali-sekali adek bangunkan sahur”. Katanya. Aku melongo. Bukan apa-apa, jujur saja waktu itu mataku masih mengantuk. Akhirnya yang keluar dari mulutku hanya “hmmmmm…”
Setelah beres-beres kamar dan mandi pagi, bang win pamit ke kampus. Hari itu ada kuliah jam 7.30. sedangkan aku, kuliah jam 10.30. so, masih ada waktu buat tidur, mumpung mataku mengantuk, hehehe.
“dek, nanti bikin pudding kentang ya, buat buka puasa” katanya sebelum pergi kuliah.
“oke bang.” Jawabku mantap. Yupz, sekedar informasi niy, memasak adalah salah satu hobiku.
Siang itu aku mulai memasak makanan untuk berbuka nanti.aku berencana membuat teh fruity tropical, ayam kecap, tumis kering brokoli dan tentu saja, pudding kentang pesanan bang win. Sejenak aku berfikir, tumben bang win minta pudding hari ini, biasanya tiap kali ku tanya mau bikin masakan apa, dia selalu bilang terserah, soalnya masakan ku katanya enak semua… hehehe, jadi Gr sendiri…
Ashar telah berlalu. Dan matahari hamper tenggelam pertanda waktu berbuka sudah dekat. Tapi bang win belum kelihatan batang hidungnya. Ku SMS, gak dib alas, di telp gak diangkat. Aku mulai emosi. Bukan apa-apa sih, tapi aku sudah masak demikian banyak, pesanannya pula, tapi yang memesan gak muncul-muncul. Walau setan katanya dipenjara selama bulan ramadhan, tapi yang kurasa waktu itu aku mudah sekali emosi. Kucoba me-SMS-nya sekali lagi. Tetap aja gak dib alas. Akhirnya kesabaranku habis, ku kirim sebuah SMS padanya. “Monyet!”
tak betah di kamar, aku keluar sejenak. Benci melihat makanan tergeletak tanpa ada orang yang antusias menyambutnya.
Waktu berbuka pun datang. Segelas air mineral mengalir lembut membasahi kerongkonganku, namun belum cukup meredakan amarahku yang sudah mengubun-ubun. Sementara setan masih berbisik di telingaku “tuh liat, dia gak menghargai apa yang kamu buat” bikin aku semakin meradang. Maghribpun lewat, Akhirnya aku pulang ke kosan. Kulihat bang win sudah pulang. Ketika aku masuk, dia sedang meletakkan tas ranselnya.
“enak sekali dek pudingnya” katanya tanpa rasa bersalah. Kudorong secara kasar tubuhnya hingga terjerembab. Emosikupun kutumpahkan lewat kata makian panjang padanya.
“coba istighfar dek” katanya tenang. “sholat dulu ya”. Sambungnya.
“Assalamu’alaykum”. Sebuah salam terdengar dari depan pintu, segera ku kenali, Dani, adik tingkatku.
“eh, bang riko, kok gak ikut takziah ke rumah si Fulanah bang?”
Hah!! takziah?
“iya bang, kita semua dah menghubungi abang, tapi HP bang gak bisa dihubungi…….bla..bla…bla” ocehan Dani tak lagi kuperhatikan. Aku tertegun.
Rupanya tadi siang, ada salah seorang adik tingkatku yang mengalami musibah, orang tuanya meninggal dunia. Sebagai koordinator kerohanian, seharusnya tugasku yang mengkoordinir kegiatan takziah tersebut, namun saat itu HP ku tak bisa dihubungi pihak kampus karena seingatku siang itu HP ku sedang low bat. Bang win kemudian mengajukan diri menggantikan tugasku agar teman-teman di Himpunan tidak kecewa padaku. HP bang win gak diangkatpun karena HP tersebut terletak dalam tas yang tertinggal di bagian belakang mobil.
Kupandangi lelaki yang baru saja ku maki. Rasa bersalah menjalar menggerogoti jiwa ragaku. Aku tertunduk…
“maafkan ito ya bang…” ucapku perlahan.
********
Peristiwa itu masih saja membekas di hatiku. Kesabaran, husnudzon, dan ikhlas. Pelajaran berharga dari kakakku yang takkan pernah terlupakan.
Suara dering SMS membuyarkan lamunanku, dari bang win.
“bangun dek, sahuuurr, :-)”

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

kelam cinta

terkesiap aku melihat rupamu masih terpajang dihati
dipenghujung malam kukais jejak asmara
tuk membangun prasasti cinta atas namamu


luka hati menganga di bawah purnama
menghanyutkan sukmaku jauh
ke muara cinta yang terbuang


terenyuh aku ingin tatapmu
melenguh aku ingin pelukmu
kugenggam denyutan nadiku
tuk ku persembahkan kehadiratmu
berharap, manis kata kembali mengalir untukku


peras hatiku duhai pujangga jiwa
akan kau temukan namamu disetiap tetesnya
menggeliat bermakna jika kau menatapku dengan cintamu



aku jatuh terbuang
ke telaga hati yang kelam....

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

kwitansi kosongnya dunk......

"tolong kwitansi kosongnya, ya dek. yang ditanda tangani ya sekalian distempel" ujarnya datar.
sontak kepalaku mengarah kepada beliau. seorang kepala sekolah di daerah x sedang membeli beberapa peralatan elektronik untuk sekolah. setelah membasahi telunjuknya dengan air ludahnya, beliau menghitung uang yang akan dibayarkan untuk membeli seperangkat peralatan elektronik tadi. dengan senyum kecut aku mengalihkan pandangan dari beliau.

sepulangnya dari toko elektronik tersebut, saya masih teringat pada ibuk bergaya parlente tadi. kwitansi kosong? untuk apa? seingat saya, setiap pembelian sarana dan prasarana sekolah, pihak sekolah wajib memberikan kwitansi sebagai lampiran dalam laporan penelitiannya. kwitansi tersebut wajib ditanda tangani dan distempel oleh pihak penjual barang. jadi???

inilah sisi lain wajah pendidikan di negara kita. buram, hitam dan penuh intrik busuk beberapa pejabatnya. bukannya saya skeptis dengan pendidikan negara kita, namun kasus di atas hanyalah satu dari kasus-kasus penyelewengan yang memang sepantasnya diusut tuntas dan diperiksa secara jujur dan adil oleh pejabat yang berwenang. masalah pendidikan ini sebenarnya sudah warisan dari pejabat-pejabat sebelumnya. mungkin inilah warisan orde baru yang masih kuat melekat dalam diri pejabat di Indonesia khususnya pejabat bidang pendidikan. saat ini tujuan, visi dan misi pendidikan hanyalah sebagai madu pengoles mulut, sedangkan racun culas dan curang masih mengalir deras dalam aliran darah mereka. sekali lagi wahai pembaca, saya tidak menyatakan keseluruhan pejabat, tetapi ini hanyalah sebagai kasus. namun kasus ini sudah akut dan bernanah, yang merupakan borok bagi wajah dunia pendidikan di tanah air.

entah akan jadi apa pendidikan di tanah air ini jika 'warisan' ini masih membudaya di Negeri ini. rasa miris tak henti-hentinya menyayat hati saya sebagai seorang guru muda. ketika seorang guru dituntut untuk meningkatkan kompetensinya menjadi tenaga profesional, para pejabatnya malah berlomba-lomba untuk seminimal mungkin membelanjakan dana bantuan yang sebelumnya ditulis dengan harga barang yang selangit!! sebagai contohnya saja, buku yang dibeli dengan harga 35 ribu, dalam laporan keuangan akan tertulis sebesar 50 ribu!! ckckckck... maka semakin besarlah aset banksaku beberapa pejabat hitam yang katanya terhormat tersebut. dan ketika guru protes akan mutu dan kualitas barang yang dibeli, maka sang guru tersebut harus bersiap-siap di damprat oleh pejabat tersebut dengan kesimpulan "sudah untung kami belikan! kalo nggak?!!"

uneg-uneg ini saya tuliskan bukan hanya sebagai jeritan hati saya sebagai seorang guru yang berkutat dalam dunia pendidikan, tapi sebagai bahan renungan bagi kita, akankah keadaan ini kita biarkan selamanya? dan sebagai guru, saya berharap tulisan ini mampu mengetuk pintu hati beberapa pejabat yang "terhormat" tersebut, agar kembali meluruskan niat dalam memajukan mutu dan kualitas pendidikan di Indonesia.
dan kedepannya, semoga tak ada lagi pejabat yang dengan santainya berucap, "kwitansi kosongnya dunk bang....."

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pengikut