Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Anugerahku masih meng-Embrio

Kamis, hari ini seperti biasa Daddy bersiap-siap ke sekolah. dan hari ini juga, Ummi-mu memberi kabar ini nak. Engkau telah tumbuh di Rahim Ummi-mu. Hanya syukur nak. Hanya syukur dan beberapa bulir air mata yang menetes. Bahagia, sekaligus kuatir, akan engkau dan ummi-mu. Dan hari ini, Daddy ke sekolah dengan berbagai perasaan yang bercampur aduk nak. Yang pasti, ada bahagia di sana.


Daddy dan Ummi. Perpaduan yang aneh ya nak. Tak apa sayang, karena sekarang memang trennya begitu. Bukan tak bertujuan nak! kelak, engkau kan menghabiskan harimu, speak in English with your Daddy, and Arabic with your Ummi. Entah apakah yang kami lakukan ini gila, bodoh atau aneh, Daddy gak perduli nak. Sekarang cukuplah engkau kuat dalam rahim Ummi-mu, dan Bahagialah di sana nak. tiap hari, Insya Allah daddy akan bicara denganmu melalui Ayat-ayat cinta yang telah diwahyukan Allah, sang Maha Pencipta pada Rasulullah, al-Quran. tak Daddy izinkan sedikitpun musik mencemarimu nak. Kelak, InsyaAllah engkau kan menjadi 'orang' yang dibanggakan Agama, orang tua dan Negara kita nak. Amin Ya Rabb.


malam ini, pertama kalinya Daddy menyapamu nak. menyapamu melalui perut ummi-mu. walau Daddy tahu, engkau belum tahu apa-apa, tapi rasa senang ini membuat Daddymu sedikit gila. Berbicara tak karuan, berpesan seolah-olah engkau ada disana menempelkan tangan yang sama, dan mendengarkan Daddymu dengan seksama. Ummi-mu ngakak melihat kebodohan Daddymu. Ummi jahat ya nak... tapi Daddy tahu, Ummi sayang kita berdua.


Banyak yang engkau harus tahu nak. Dunia ini sekarang menggila! Seketika ketakutan dan kekawatiran menyeruak dan mengelami otak Daddy nak. Antara bahagia dan takut akan apa yang akan kau hadapi di dunia ini. Tak sabar dan cemas bertarung mendapat tempat di pikiran Daddy, dan pada akhirnya Daddy harus mengalah pada keegoisan Daddy, bahwa melihatmu adalah hadiah buat Daddy, and I cant wait to feel the moment, honey. the moment that i can touch you, skin to skin, we talk heart to heart, we see each other trough love!

Saat ini Daddy masih bertarung di dunia ini nak. Ringan? tidak nak, berat? Wallahu a'lam bissawwab. Yang jelas Daddy dan Ummi-mu masih berjuang disini. Mencari rizki dan menikmati setiap tetes rezeki yang di anugerahkan Allah pada kita serta belajar dari apa yang membuat kami jatuh, agar tidak terperosok di lubang yang sama, dan bersiap menghadapi tantangan selanjutnya setiap hari. Tertatih? ya! Tapi kami bahagia nak. Apalagi sekarang kami mempunyai harapan baru, yakni dirimu. Buah cinta kami berdua. Anugerah dalam rupa Embrio dalam Rahim salah seorang wanita yang paling ku cintai di dunia ini. tetaplah kuat nak. kelak di dunia, guncangannya akan lebih berat, tapi kami yakinkan diri untuk menemani, membimbing, mencintai, mengayomi, memarahi, mendidik, menyayangi, mengasihi, merawat, memberi hakmu, selama Allah mengizinkan nak. Cinta dari Daddymu... eh, ummi-mu juga nitip pesan yang sama.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

langkisau part 4 (the end): the endless love, the untold story

Juni 2, 2012 Hembusan angin malam menampar wajahku. Suaranya menderu, membawa pikiranku terbang melanglang buana mencari dan berfikir, dimana gerangan cintaku, bagaimana keadaannya saat ini? Kelipan lampu malam mengingatkanku pada pantulan cahaya dari logam yang menyayat-nyayat tubuhnya. Dan setiap kali kilauan itu terbayang, satu tusukan hebat mendarat tepat di ulu hatiku, membuat jantungku berdebar lebih hebat dan mengalirkan air mata di pipiku. Ya Allah, selamatkan cintaku… bisikku lirih dalam hati. Kuparkir motorku di kegelapan pantai padang. Kutatap ribuan cahaya dari arah laut. Tempat ini indah, namun tak seeksotis Langkisau. Disana telah terukir sejarah cintaku, dan aku rindu ke tempat itu. “bang uang parkir bang” seorang anak kecil dengan rokok menyala di sudut bibirnya. Kutaksir anak ini masih duduk di bangku SLTP. Gila! Anak sekecil itu sudah pandai merokok? Zaman edan! Makiku dalam hati. “kamu masih sekolah?” aku bertanya. “malas bang, sekolah ngabisin duit, mending cari duit” ujarnya polos namun tegas, seolah perjalanan hidupnya begitu keras dan sulit, sehingga sudah bisa beropini seperti itu. Aku mngernyitkan kening. Hufft, kalaupun aku berceramah pada anak ini, akankah dia mengerti akan pentingnya pendidikan? Alhasil kurogoh sakuku, ku ambil selembar uang 2 ribu rupiah. “makasih om” katanya sembari berlalu. Om??? Helooooooooooo!! Bukannya awalnya tadi dia manggil aku dengan sebutan abang? Juni 5, 2012 Kulihat senyumnya merekah, Alhamdulillah, cintaku sudah bisa tersenyum, setelah 2 hari tak sadarkan diri dan terbaring lemah di rumahsakit, namun senyumnya mampu melegakaanku. “abang tiap hari kesini ya?” gumannya perlahan, “mama cerita kok sama Ai. Makasih ya bang”. Aku mengangguk. Serasa adeeeeem buanget ngeliatnya, rasa senangku gak ketulungan, bagai mendapat gulai jengkol, hihihihi… Juni 10, 2012 Pulang dari rumah sakit, mukanya masih pucat, tapi sudah cerah. Siang tadi aku menemaninya di teras rumah. “suntuk adek dirumah sendirian bang” sms-nya padaku. Segeralah aku meluncur disana. Hihihi, pucuk dicinta ulampun tiba. Ya Allah, beginikah harusnya jalan cintaku? Juni 26, 2012 “adek putus bang” ucapnya datar. Aku terpana. “kenapa dek?”. Tanyaku dengan sedikit tercekat (maklum berdebar-debar coy) “gak nyaman aja. Kayak gak ada rasa lagi bang.” Jawabnya sembari menyeruput es kelapa muda. Dan malam ini aku tak bisa tidur. Dia jomblo!! Apa aku harus senang atau prihatin ya? Susah juga kalo gini. Dilemma. Dan akhirnya, galau lagi galau lagi… ckckckckck Juli 2, 2012 Keadaannya tiba-tiba memburuk. Apa yang akan terjadi? Ya Allah, kuatkan cintaku…. Agustus 20, 2012 Hari ini pertama puasa. Senang buanget, ngumpul bareng family, dan aku mw tarawehan di painan, nginap dirumah saudaraku, n janjian ketemuan di salah satu mesjid di sana. First taraweh with my love, aaaaaaaaaaa so sweeeeeeeeeet, hehe Agustus 29, 2012 Masakannya enak bangeeeeeeeet, ku sendok lagi gulai ikan hasil masakan cintaku. Enaknyaaa, (gratis pula, hihi, maklum anak kos). Lagi enak2nya makan, ada sms nongol, dari cintaku… “bang, habisin makanannya ya, kalo gak, kita putus!” glek! Aku tercekat! Putus? Allahu akbar, apakah selama ini dia menganggapku… pacar? Makanku kian lahap! Ya Allah, inikah cinta dalam hidupku? Sept 11, 2012 Besok, cintaku akan dioperasi lagi. Hiks. Sedihnya… kupandangi wajahnya yang memucat. Tak kuat rasanya, membayangkan dirinya yang kucintai harus merasakan penderitaan ini. Sakit!! “bang, abang kenapa?” tanyanya pelan. “gak apa-apa dek. Bg sayang sama adek” entah kenapa kata2 itu meluncur dari mulutku, sejenak aku merasa tolol. Kurasakan wajahku memanas. Dengan malu-malu ku angkat kepalaku untuk melihat wajahnya. Dia tersenyum… “adek juga sayang sama abang…” ucapnya lirih Allahu Akbar. Subhanallah!! Dia menyayangiku… kulihat air matanya menetes. Tak kuasa aku menahan tangis,dan akupun melangkah keluar. Degup jantungku semakin menjadi. Apa cinta memang harus seperti ini? Apa ini yang dirasakan para pecinta di luar sana? Inikah yang dirasakan romeo pada Juliet dulu? Sept 12, 2012 Langkisau… aku mengadukan hatiku yang letih menahan beban cinta. Dia sekarang sedang berjuang melawan maut. Kususuri kembali jalan ini sembari memejamkan mataku yang perih karena pedih hati. Sembari menahan nafas, ada yang menghantam badan dan kepalaku. hingga semua gelap…. Gelap dan sepertinya…. Allahu Akbar Narasi Langkisau sore itu ramai. Sesosok tubuh tergeletak bersimbah darah. Seorang lelaki tertabrak mobil yang melaju tak terkendali. Sementara di rumah sakit, “keluarganya airin?” Tanya seorang dokter. Beberapa orang maju mendekat. “selamat ya buk, operasinya sukses” jelas dokter tersebut disambut helaan nafas lega dari semua yang hadir. Maghrib, azan pun berkumandang, dan mereka yang berpuasa pun berbuka. Airin masih tergeletak pingsan karena pengaruh obat bius dan didorong ibunya ke kamar perawatan. Sementara dari arah berlawanan, sesosok tubuh yang seluruh tubuhnya ditutupi kain putih melintas. Keduanya berpapasan… The end…

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

langkisau part 3; Refleksi dan Deviasi

Maret 30, 2012 Aku menciut di sudut ruangan. Memeluk lutut dan memegang kepala yang serasa mau pecah. Carcinoma Nesopharinx. Penjahat yang akan mengambil cintaku jauh, ketempat yang tak terbayangkan olehku. Ya Allah, kuatkan imanku, berikan aku jalan yang benar dalam melangkah di rimba kehidupan ini, karena semua mulai terasa pahit bagiku. Apalagi kala senyumannya, sapaannya, candaannya dan curhatnya yang semua kembali layaknya cuplikan-cuplikan film pendek dan menari-nari dibenakku. Wudhu. Dan mulailah aku melantunkan kalimat suci dalam shalatku. Berdoa khusu’ (mungkin ini adalah sholat terkhusu’ dalam hidupku), “Tuhan jangan ambil cintaku…..”

April 2, 2012 Lebam hatiku wahai langkisau Kala engkau bercerita kisahku dan dirinya Sia-sialah aku menutup mata dan telinga Kala bayangan demi bayangan itu kau munculkan di benakku Dalam diam kususuri jalanmu Dingin hampa dan tiada lagi senyuman Yang terpatri kala kemuning senja merekah di garis cakrawala Dan aku hanya bisa terdiam dalam lamunan
April 5, 2012 00.00 WIB. Handphoneku bordering, nyaring hingga hampir membuatku tersentak. Susah payah kutahan mata hanya untuk menunggu detik ini. Dan “happy bday itooooooooo…” seru Kausar dari ujung sana. Hufftt…. Kecewa… kemana gadisku? Sudah jam 10.25 siang, dan aku masih gelisah menunggu telpnya. Apa dia tidak tahu hari ulang tahunku? Padahal sudah jelas terpajang di FB ku beserta sederet ucapan selamat dari teman2ku mulai dari yang lebay sampai yang berkhotbah sapanjang tali baruak’. Dan sekarang pukul 23.20 WIB. Dan tak ada 1 telponpun darinya… ‘terkurung sunyi dalam lirih suara angin Sekilas terbayang wajah rupawan di ujung sana Teringat akan cinta yang pernah kau beri Namun lalu kita berpisah direngkuh oleh jarak… Hiks… dan akupun kembali memeluk guling… membayangkan aku dan cintaku berjalan membelah angkasa dan bertahta dikerajaan awan, dipuncak langkisau…
April 26, 2012 “Waaah, jadi repotin niy” seorang ibuk-ibuk (atau lebih tepatnya mak-mak merangkap atasanku di sekolah plus calon mertuaku, amin….) berbinar melihat kue yang ku bawa. Cake strawberi buatanku sendiri. Hihihi. Lucu juga liat maknya begitu excited dengan kue yang kubawa. Seneng, apalagi ku lihat dia tersenyum ketika keluar dari kamarnya, tak ada lagi rona pucat. Alhamdulillah, mudah-mudahan kondisinya membaik. Dan hari ini aku pulang dengan bahagia…
Mei 12, 2012 “bang, adek akan di operasi bulan depan.” Itulah sepenggal kalimat yang dilontarkannya siang tadi. Masih kuingat matanya setengah sayu menatap ke jejeran nyiur yang melambai di pinggir pantai. Ingin ku hujat mentari, agar tak usah sombong di atas sana, karena di mata cintakulah sinar yang paling terang namun menyejukkan itu berasal. Dan aku berdiri dihadapannya, walau setengah meredup, namun masih tetap indah. Dan aku rindu suasana ini. Menyeruput kelapa muda di pesanggrahan di puncak langkisau. Walau hatiku galau mengingat apa yang akan dilalui cintaku…

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Langkisau Part 2: Tuhan, jangan ambil cintaku....

maret 2, 2012 "bang, kenapa bg masih betah menjomblo?" pertanyaan itu mengalir dari mulutnya. aku terkesiap. apa maksudnya dia bertanya seperti ini "gak ada, malas aja pacaran. kalo udah waktunya kelak, bg pengen ta'arufan bentar trus langsung nikah ajah" jawabku sekenanya. "caileeeeeeee... kayak di film ayat2 cinta dunk... hehehe, aku jadi aisyahnya boleh gak bang?" cetusnya riang. gilaaaaaaaa!! jantungku serasa mau copot. mungkinkah dia merasakan hal yang sama? "kalo adek jadi aisyahnya, emang adek mau di madu? truuus, kalo adek jadi aisyahnya, trus cowok adek yg sekarang mw dikemanain?" "dimadu? manis dunk bang... hehehe." kulihat lesung pipinya nan menawan. walaaaaaah, ya Allah, kuatkan hatiku! "bang, boleh curhat gak? kalo mengenai cowok siy, beneran nih bang ya, tapi jangan bang ketawain ya..." "hmmm,iyaaa" "jujur bang, Ai gak ngerasa seperti seorang yang jatuh cinta ama dia. gak tau kenapa, padahal kami dah pacaran 5 bulan lebih tapi kayaknya biasa2 aja. justru adek nyaman kalo cerita2 sama abang. hehehe." deg! jantungku berdetak lebih keras. ada apa ini?

Maret 12, 2012 kulihat koleksi fotoku berulangkali. kucetak beberapa fotoku dengannya. bagus, manis pula! yupz, telah beberapa kali langkisau menjadi saksi kekikukkanku ketika menatap matanya, dan entah beberapa kali pula Bukit Langkisau mencuri dengar curhatnya padaku dan curhatku padanya. kami bertambah akrab. si Angkuh itu sudah berubah menjadi periang dimataku. dan aku terbawa dalam pusaran awan cinta, hingga tak tau arah kumelangkah. aku terhanyut dan pasrah terombang ambing didalamnya. kuletakkan foto itu di meja kamarku. aaaaaaaaa so sweeeeeeettt....
Maret 17, 2012. sudah seminggu aku tak mendengar kabar darinya. biasanya dia rajin sms, tapi sekarang? ku ambil ponsel bututku, kuketik sms "apa kabar dek?" 10 menit berlalu... 1 jam... 2 jam... dan satu hari berlalu. mau nelp, pulsa cekak... hufftt... kangen!
Maret 25, 2012 "bang, bisa ketemu gak? di puncak langkisau ya..."sepucuk pesan muncul d ponselku. hatiku riang bukan kepalang! setela sedikit 'bersolek' aku bergegas memacu motorku ke bukit Langkisau. sesampainya disana, kulihat sosoknya yang anggun. lengkap dengan jilbabnya yang manis. Subhannallah! aku terkesima ketika menatap jilbab putih bercorak bunga yang dikenakannya. tak adalagi terlihat rambut panjangnya yang tergerai. "Ai cantik gak bang?" "Wallahi, sangat dek!! selamat ya" "hehehe, jangan segitunya liat Ai dunk bang... ntar naksir lho, hahahaha..."setelah itu mengalirlah cerita dari mulutnya. 2 minggu mempersiapkan diri untuk mulai berhijab tepat setelah aku berdebat dengannya tentang urgensi jilbab. saat itu dia kekeuh dengan pendapatnya bahwa akan lebih baik menjilbabi hati terlebih dahulu. namun kujelaskan bahwa tak ada hubungan jilbab dengan jilbab hati. jilbab itu wajib hukumnya, siap ataupun tidak siap, itulah aurat yang telah di amanatkan Allah untuk ditutupi dan dijaga sebaik2nya untuk suami kelak. mau dia sholat kek, atau tidak kek, yang jelas jilbab itu wajib. berikut kusodorkan beberapa buku dan majalah padanya. hihihi, sok jadi ustadz kesiangan....! suara batuknya membuyarkan lamunanku. kulihat dia mendekap mulutnya lalu berpaling membelakangiku. "kenapa dek?" dia menggelengkan kepalanya. batuknya kian menjadi. ku raih tangannya dan kulihat wajahnya. ada yang mengalir dari sudut bibirnya... darah!!! tobe continued...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Langkisau Part 1 : Cintailah Aku

Sept 12, 2012 Mentari hari ini hangat… sangat hangat. Kurentangkan tanganku, berusaha menangkap energy yang kuharap bisa menghangatkan tubuh dan hatiku. Hari ini aku berjalan di antara pepohonan yang tumbuh subur di sepanjang jalan perbukitan ini. Bukit yang penuh kenangan, indah dan menenangkan namun sekarang menjadi duri yang menggores jantungku. Orang-orang menamai bukit ini Bukit Langkisau, namun bagiku, ini adalah bukit lautan asmara, dengan seribu kisah, seribu cerita. Dan lembaran cerita itu kembali kubuka…

******* Sept 17, 2011 Hari ini aku bertemu dengannya. Wajah mulus, senyum maut dan anaknya asyik. Pengen kenalan tapi gengsi, lagipula anaknya sedikit angkuh. Hehehe, susah kalo jadi orang jelek, walau kadang di depan teman2ku aku ngakunya ganteng. (Karena gak ada yang muji siy). Tapi gak ada salahnya dunk muji diri sendiri, mumpung masih gratisss, hehehe.
Sept 20, 2011 Aneh, hari ini entah sudah berapa kali aku bercermin. Memandang wajah sendiri, sesekali kumonyongkan bibir, berharap aku bisa se-cute artis korea di tipi-tipi. Hari ini aku kerumahnya, ketemu dengan ibu kepala sekolah yang juga atasanku. Entah kenapa aku ingin tampil keren hari ini, karena diakah? Hanya namanya saja yang aku tahu, siapa dan bagaimana orangnya, entahlah…. Bingung!! apa yang terjadi padakuuuuuuuu! (teriak 7 oktaf!)
Sept 26, 2011 Hari ini aku melihatnya, pulang dari Padang dan langsung masuk rumah, padahal aku ada di depan rumahnya!! Apa salahnya nyapa, atau apa kek. Ini malah langsung masuk rumah! Bikin BT juga niy anak, masa aku gak dianggapnya sama sekali?? Huh, lagian gak manis2 amat kok! Dasar belagu! Awas loe, ntar gentian kucuekin! L!!
Okt 2, 2011 Airin namanya. Dan aku sudah lumayan kenal dengannya. Manis, dan ternyata ramah. Anaknya juga baik, sopan. Menyenangkan bisa bersamanya. Dan entah kenapa setiap aku mulai merasa nyaman berbicara dengannya. Padahal beberapa hari yang lalu, …….. hihihi *love is in the air, baby!!
Des 24, 2011 “bang, kemana tahun baru bang?” “gak kemana-mana dek, kenapa?” “gak ada acara bang? Sama cewek abang?” “hahaha, bg masih jomblo dek” “huhuhu, masa siy? Jomblo? Ganteng gini kok…” “hahaha, adek ngeledek ya? Jelek gini kok” *ngomong dengan hati berbunga “abang ganteng kok, hehehe, tapi gantengan cowok Ai, hahaha” “Hahahaha” (dalam hati, *Hufft, BT!!)
Des 31, 2011 Pukul 22,47 WIB. HPku berdering. Di ujung sana kudengar suara merdu yang kukenal, Airin “bang, lagi dimana? Ke Painan yuk. Gabung ama Ai,…” “emang lagi dimana dek?” “di Bukit Langkisau bang bareng teman2….” “bang sekarang di pelabuhan panasahan, tunggu di sana ya… bentar lagi bg kesana” “Ai tunggu ya bang….” Dan malam ini ribuan kembang api tak hanya bermekaran dilangit, namun sinarnya juga sampai di hatiku. Memendarkan ribuan kebahagiaan hingga aku tersenyum lebar malam ini. Ya Tuhan, aku jatuh cinta…..
Jan 12, 2012 Aku mendekap malam dengan nyanyian sendu Gelap ini memerangkapku dalam penjara rindu Gelisah hati, pikirkupun tak menentu Geram hatiku padamu Dan aku ingin mendengar kembali kata rindumu padaku…
Jan 27, 2012 Ku lempar tas ranselku ke pojok kamar. Nafasku masih memburu, dadakupun masih turun naik. Sepulang dari kampus, aku melihatnya! Berboncengan berdua dengan seorang lelaki, mesra! Anj*ng! rasanya aku ingin mengejarnya, menggamit lengannya dan membawanya ke motorku. Tapi akal sehatku masih berfungsi normal, dan kini aku hanya berdiam diri di kamar, menyeruput air putih beberapa teguk sembari berusaha menenangkan diri. Tolong aku ya Allah…
Feb 4, 2012 Puluhan smsnya masih kusimpan. Kubaca berkali-kali. Senyum-senyum sendiri (gila kali!). walau hanya berisi kalimat “apa kabar bang?” “lagee dmn bg?” “dah srpan bg?” “gak krumah bg?”, tapi entah kenapa hatiku berbunga-bunga… weeeeiissss…. Kok lebay gini ya? Hehehe….
Feb 20, 2012 “adek nyaman dekat sama bg” ucapan itu mengalir dari bibirnya yang lembut. Aku terperangah. Iyaaaaa! Dia bilang nyaman denganku. Apakah ini pertanda? Hatikupun berbunga, hingga…. “kata-kata dari mulutmu memang berbahaya….” Sepenggal lagu agnes monika yang jadi ringtone HPnya mengalun ditengah percakapan kami. “halo yank….. bla bla bla” tersurut sudah langkahku…. Dan akupun kembali berlayar dalam samudra diam, sembari mengetikkan tugas yang ditugaskan mamanya padaku… To be continued…..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

the zero... catatan o km, 0 derjat, 0 life (back to basic to face reality), part 1

gileeeee, sabang daaaank! hehe... pagi itu semua serba sibuk... saia sibuk memenuhi kebutuhan kampus, rekap nilai n ngawas ujian mindha, ronal, zikri fani, eis, sibuk packing barang. gak nyambung ya? hehehe, itulah uniknya... disaat2 terakhir awal perjalanan kami, disaat itu pulalah saia disibukkan oleh hal2 yang seharusnya sudah selesai dikerjakan. plus sim A yang belum juga keluar. setelah diteror beberapa jam sama mindha dkk plus bikin ronal cemberut nungguin d depan kantor polisi, akhirnya perjalanan ini dimulai juga. deg-degan, senang, bingung menjadi starting point keberangkatan kami. saya didapuk menjadi supir selama perjalanan ini plus eis sebagai navigator. tak mudah melalui perjalanan ini, apalagi mengenai rute, ini adalah rute baru pertama kali kami lalui. untungnya smartphone ronal dilengkapi ama google map, so gak perlu pusing mikirin rute yang akan kami lalui, yang perlu kami pikirkan adalah bagaimana membuat ronal tetap bangun selama perjalanan dan menuntun kami ke jalan yang benar... hehehe. rute yang kami lalui adalah : padang- bukittinggi-Pasaman (Bonjol)- Padang Sidempuan- Sipirok-Tarutung-Medan-Binjai- Aceh Timur-Aceh Besar-Banda Aceh- Sabang. day 1. perjalanan ini beneran ala anak kos! 30 km sebelum sidempuan kami ngemper dulu d pom bensin terdekat. aku sama ronal tidur d emperan mushalla, yang lain stay d mobil. dan ternyata eh ternyata, banyak loh yang telah duluan ngemper disana... mulai dari satu keluarga hingga grup touring. saia jadi senyam senyum gak jelas liat pengemer di sekitar... hihihi. ada yang nyusuin anaknya, ada yang melerai anak bertengkar, ada yang bagi-bagiin minuman hangat ke temannya, ada juga yang sukses ngorok. untung ngoroknya gak pake toa mushalla, bisa2 dikira sirine peringatan tsunami.... hihihi. day 2 esoknya perjalanan kami teruskan setelah sholat subuh. subuh masih membayang dan memperlihatkan lembayung merah di ufuk timur seolah memberi semangat bagi kami untuk melanjutkan perjalanan. Ganbatte!! tapiii, karena satu dan lain hal, akhirnya kami memutuskan untuk berhenti dan menikmati keindahan alam Padang Sidempuan. yupz, jadilah air terjun sijernih sebagai tempat pemberhentian pertama kami hari itu.

airnya yang jernih plus segar membantu mengembalikan stamina dan mood kami pagi itu. tempatnya keren, sayang, pengaturan lokasi pedagangnya kurang baik juga spanduk2 calegnya... hadew... masih ada politik di area wisata ini... :( sesampainya d sidempuan kami disambut oleh ramahnya komunitas Forester. thanks so much atas keramahan dari Rizki dkk yg bikin kami ingin balik lagi ke sidempuan, namun sayang perjalanan mesti kami lanjutkan kembali, maklum, sabang bro!! hehehe. jadilah malam itu kami lanjut ke Medan dan menginap d SPBU sipirok. to be continued....

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

kecap air kelapa

Salah satu bagian dari buah kelapa yang banyak dimanfaatkan adalah air dan buah kelapa, yang ternyata air buah kelapa memiliki banyak kandungan nilai gizi dan khasiat yang luar biasa. Air kelapa mempunyai unsur kimia yaitu berupa unsur makro dan mikro yang meliputi nitrogen dan karbon yang sangat penting bagi tubuh manusia terdapat pada air kelapa, masing – masing unsur tersebut memilki uraian kandungan tersendiri, diantaranya : a. Nitrogen. Unsur nitrogen dalam air kelapa memiliki kandungan sendiri diantaranya protein yang terdiri dari asam amino, seperti alanin, sistin, arginin, alin, dan serin. Kandungan asam amino buah kelapa lebih tinggi dibanding asam amino yang terdapat pada susu sapi b. Karbon. Unsur karbon yang terdapat dalam air kelapa adalah dalam bentuk karbonhidrat seperti glukosa, sukrosa, fruktosa, sorbitol, inositol dan lainnya. c. Unsur mikro dalam air kelapa juga sangat dibutuhkan tubuh sebagai pengganti ion tubuh, untuk mengembalikan stamina dan energi baru bagi tubuh Selain kandungan kimia diatas, apabila diteliti lebih mendalam, air kelapa banyak sekali kandungan / unsur kimia alami yang sangat baik bagi tubuh, diantaranya : Vitamin C, yang memiliki uraian kandungan didalamnya seperti asam nikotinat, asam folat, asam pantotenat, bitin, serta riboflavin Air kelapa kaya akan potasium ( kalium ) Air kelapa selain mengandung mineral, juga mengandung gula dengan kisaran antara 1,7-2,6 % dan protein 0,07-0,55 %. Di salah satu negara Asia Tenggara, sebut saja Filipina, air kelapa dimanfaatkan untuk proses pembuatan minuman, jelly, alkohol, dektran, cuka, dan nata de coco. Di Indonesia sendiri air kelapa kini telah banyak dimanfaatkan sebagai suplemen minuman dalam kemasan sebagai pengganti ion tubuh, atau bahan baku dari pembuatan jelly atau yang dikenal dengan nata de coco. Air kelapa digunakan sebagai minuman (air kelapa muda) dan media pembuatan nata de coco. Namun paling banyak masyarakat Indonesia sendiri memanfaatkan langsung buah dan air kelapa sebagai pelepas dahaga dalam sajian minuman yang menyegarkan. Kandungan yang terdapat dalam air kelapa o Potassium 294 mg o Sodium 23 mg o Gula 5 mg o Klorida 118 mg Kandungan lain dalam daging buah kelapa yang berumur 8 bulan adalah : § Kadar air 90,59 % § Kalori 437 kkal/100gr § Minyak 26,67 % § Protein 10,67 % § Serat kasar 3,98% § Total karbonhidarat 38,45 %- pati 13,53 % § Gula sebagai glukosa 24,92 % § Asam amino, memiliki uraian, seperti isoleusin 2,5 gr/16 gr N, leusin 4,9 gr/16 gr N, lisin 2,7 gr/16 gr N, metionin 1,5 gr/16 gr N, threosin 2,3 gr/16 gr N, tripthopan 0,6 gr/16 gr N dan valin 3,8 gr/16 gr N § Mineral utama dalam daging buah kelapa adalah Fe (17 ppm), S (4,4 ppm), Cu (3,2 ppm) , P (2,4 ppm) § Kandungan vitamin pada buah meliputi vitamin C (10 ppm), vitamin B(15 IU), dan vitamin E (2 ppm) § Minyak kelapa mengandung trigliserida yang tersusun dari lemak rantai sedang ( C6- C12). § Asam lemak dalam minyak kelapa adalah C-8 5 %, C-10 6 – 10 % dan C-12 44 – 45 % (total 55- 65 % asam lemak rantai sedang). Trigliserida asam lemak rantai sedang dapat digunakan untuk mengatasi hiperlipidemia dan kegemukan serta dapat digunakan dalam ransum untuk pasien pasca bedah dan bayi prematur. Daging buah kelapa juga mengandung 0,2 mg vitamin E (sebagai tokoferol), namun proses produksi minyak secara konvensional yang biasanya mengaplikasikan panas dan tekanan, mengurangi kandungan tokoferol dalam hasil akhir. Kandungan vitamin E optimum dapat diperoleh melalui perbaikan proses, yaitu dengan proses sentrifugasi santan dan produk yang dihasilkan dikenal dengan nama virgin oil. Virgin oil mempunyai aroma kelapa segar. Saat ini Virgin oil yang lebih dikenal dengan VCO ( Virgin Coconut Oil ) diyakini manfaatnya untuk mengatasi penyakit kanker bahkan dianggap buah dan air kelapa ini memiliki keampuhan lebih baik dibandingkan dengan buah merah ( Pandanus conoideus ). Air kelapa muda (7 – 8 bulan) mengandung protein 0 ,13 g, minyak 0 ,12 g, karbohidrat 4 ,11 g, mineral Ca 20 mg, Fe 0 ,5 mg, vitamin asam askorbat 2 ,2 – 3 ,7 mg dan air 95 ,01/100 g. Kecap adalah cairan hasil fermentasi bahan nabati atau hewani berproteintinggi di dalam larutan garam. Kecap berwarna coklat tua, berbau khas, rasa asin dan dapat mempersedap rasa masakan. Bahan baku kecap adalah kacang kedelai, ikan atau air kelapa. Yang paling banyak diolah menjadi kecap adalah kacang kedelai. Pada dasarnya kecap yang berasal dari bahan baku kacang kedelai, diperoleh dengan cara fermentasi kedelai yang ditambahkan gula, garam dan bumbu-bumbu serta harus mengandung protein minimal 2%. Kecap air kelapa yang bahan dasarnya dari air kelapa masih memerlukan penambahan kedelai sehingga kecap yang dihasilkan dapat memenuhi standar mutu. Pengolahan kecap manis dari air kelapa dengan penambahan 200 g kedelai memerlukan air kelapa 2750 ml sehingga menghasilkan kecap manis yang memenuhi standar mutu. Berdasarkan Standar Nasional Indonesia, syarat mutu kecap manis adalah : kadar air 55-65%, garam 10%, sakarosa 30%, protein 2% (untuk mutu II) dan 6% (untuk mutu I), dengan syarat antara lain reaksi terhadap lakmus tidak boleh alkalis, serta kandungan asam benzoat atau garamnya, zat pemanis dan pewarna buatan, bahan berbahaya dan jamur harus negatif. Pada prinsipnya, pembuatan kecap dan air buah kelapa sama dengan pembuatan kecap dan kacang kedelai; bahkan jauh lebih mudah dan tidak memakan waktu pembuatan yang terlalu lama. Pembuatan Kecap Manis dari air kelapa (untuk membuat 1,2 liter kecap manis) Alat Wajan/panci garis tengah 20 cm Tampah/nyiru dan anyaman bambu Sendok pengaduk dan kayu Kompor Saringan plastik garis tengah 20 cm Botol kecap isi 600 ml Bahan Air kelapa 2 liter Gula merah 800 gram atau sesuai selera Kedelai bubuk 200 gram Keluwak 120 gram Laos 40 gram Bawang putih 30 gram Sereh 4 batang Daun salam 4 lembar Vetsin 10 gram atau sesuai selera Pehkak 6 gram Kemiri 20 gram Wijen 20 gram Cara pengolahannya : 1. Pehkak dan wijen disangrai, kemudian digiling halus. 2. Selanjutnya keluwak dan kemiri dihaluskan. 3. Air kelapa disaring dari sisa sabut kelapa dan kotoran lainnya, masukan ke dalam wajan yang telah disiapkan. Masukkan ulekan gula merah, ulekan bawang putih, kedelai bubuk (hasil proses penjamuran), keluwak, kemiri, pehkak dan wijen, kemudian dimasak hingga warnanya berubah menjadi kekuning-kuningan dan mulai kental. 4. Sereh dan laos dipipihkan, daun salam dan vetsin dimasukkan ke dalam wajan. 5. Panaskan terus di atas kompor dengan api kecil sambil diaduk selama kurang lebih 2 jam, hingga warna larutan berubah menjadi hitam dan kental. Setelah itu angkat dari kompor dan dinginkan. 6. Supaya tahan lebih lama, ke dalam kecap bisa ditambahkan natrium benzoat. 7. Selanjutnya disaring dan dimasukkan kedalam botol yang bersih dan steril. Untuk mendapatkan botol yang steril bisa dilakukan dengan cara merebus botol dalam wajan berisi air hingga mulut botol (terendam) selama kurang lebih 15 menit dan keningkan dengan posisi mulut botol di bawah. 8. Kecap manis dari air kelapa siap digunakan atau dipasarkan. Catatan: Kedelai bubuk dapat dibuat dengan dua cara: Ø Dari bahan tempe. Beli tempe yang bermutu baik di pasar, bisa dilihat dari bau wangi khas tempe dan kedelai yang kompak terbalut dengan jamur di sekelilingnya. Selanjutnya tempe tersebut diiris tipis dan dijemur hingga kering. Kemudian tempe dihaluskan / digiling dan diayak. Ø Proses penjamuran kedelai. Rendam sebanyak 1 kg kedelai dengan 3 liter air dingin/mentah selama 1 malam. Setelah itu cuci dengan air dingin hingga kulit an kedelai mengelupas. Selanjutnya ditambah air 3 liter dimasak selama 1 jam, angkat dari kompor, buang air dan tiriskan dengan saringan plastik. Selanjutnya dihamparkan di nyiru, lalu tutup dengan nyiru lain dan simpan selama 3 hari. Setelah 3 hari akan terbentuk kedelai berjamur seperti tempo lalu dijemur sampai kering. Giling tempe kering dan diayak dengan saringan plastik hingga menjadi bubuk kedelai.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mentawai, Negeri Sejuta pesona...


sore itu mentari enggan menampakkan kemilaunya dan lebih memilih betah bersembunyi di balik awan. hanya hawa hangatnya yang menyebar ke seantero negeri dan melukis sebuah senyuman kegirangan di bibirku. hehehe... semuanya, bersemangat untuk menyambut ekspedisi tahun baru, journey to mentawai!! it's me, abdi, Dayat, Isra, Farid dan Taufik yang memulai perjalanan dari pelabuhan bungus padang menuju mentawai. Berbagai persiapan sudah kami bawa beserta planning2 selama di mentawai 7 Hari ke depan....



pengalaman pertama tentu di kapal 'ambu-ambu' yang dengan gagahnya membawa kami bertolak menuju Tua Pejat pukul 8 malam. tak banyak yang bisa saia ceritakan disini selain abdi yang terkulai d kapal karena mabuk laut!! xixixi. selebihnya, it was great!!!



hari pertama kami tiba di Tua Pejat tempat yang kami tuju adalah Pasar Ikan sembari menunggu motor keluar dari antrian barang2 kapal. pasarnya ada dipinggir pantai. malah hanya berjarak beberapa meter dari pantai yang jernih dan kebiruan. kami bahkan bisa melihat area terumbu karang pantai ini dengan jelas dari jalan setapak yang kami lalui. harga ikan disini pun fantastik... ikan Karang jenis Kerapu hanya Rp. 30 ribu rupiah perkilo!! mak! ikan kakap merah besarpun hanya seharga Rp.10 ribu disini. jadilah saia dan Isra memborong ikan2 yang lezat ini untuk dimasak bersama di rumah. dan tak perlu menunggu lama, palai ikan Kerapu ala Chef ito selesai dibuat dan siap untuk disantap. plus gulai ikan karang.... aaabastaaaa...!



puas menikmati kelezatan ikan karang kami istirahat sejenak di rumah tempat kami menginap. sorenya, kami (para cowok keren di Kimia) beranjak menuju pantainya untuk melepaskan hasrat kami, memancing, swimming, dan bernarsis ria. hanya tawa, canda ceria yang terasa, ohhh God!! ini baru liburan! hehe (foto terlampir). beruntung diriku strike, mendapatkan ikan karang yang lucu... hehehe.



puas menghabiskan waktu dipantai, kami segera pulang dimana gulai ikan karang kembali menunggu untuk di santap! nikmaaatt...


esoknya, Mentari senja bergelayut manja di hamparan jutaan awan-awan putih yang mengantarnya pulang ke peraduannya di ufuk barat sebagaimana kami juga pulang dari pengalaman seharian yang menakjubkan. Yupzzz, kembali lagi dengan pengalaman yang amazing dan menyenangkan, yaitu ekspedisi mentawai awal tahun 2012, bersama kami cowok2 keren kimia... hehehe (narsis dikit gak apa2 kan?). meski lelah, namun kami puas menikmati bakar ikan karang di puilau Simakakang yang Indah, keliling gugusan pulau karang dengan Boat yang kami sewa, snorkling menikmati pantai yang jernih dan hamparan gugusan karang yang mempesona, memancing ikan yang dilanjutkan dengan ritual bakar ikan di pulau.... de el el... pokoke, mantap!!



Khusus untuk catatan kali tak banyak yang ingin saya ceritakan, selain foto2 yang akan saia lampirkan. Foto2 ini menjadi bukti nyata keindahan Alam Indonesia Tercinta khususnya Sumatera Barat yang tak kalah indahnya dengan tempat2 wisata d luar negeri! So. Kenapa harus keluar negeri jika bisa menikmati surga dunia yang Indah dan menakjubkan seperti ini?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

B I A N

"saya terima nikahnya liza binti fulan dengan mas kawin seperangkat alat sholat, tuuunai" suara itu kudengar mantap lewat handphone yang didekatkan padanya.

awalnya hanya setetes, namun kemudian entah berapa tetes airmata ini mengalir deras membasahi mataku. Bian, lelaki gagah itu sekarang sudah resmi beristri, dan sekarang disini aku menangis... meski ada denyutan di dadaku, masihkah tangisan ini pantas untuknya atau tidak. Air mata ini semakin deras hingga perlahan membawaku pada kenangan di masa-masa kuliah dulu.

"ni, tugas laporan praktikum biokimia dah selesai apa belum?"
"hmm, pasti mau nyontek." jawabku dengan wajah sok sewot."nih". kusodorkan laporan itu ke hadapannya. senyumnya mengembang, diambilnya laporan itu dari tanganku. sejenak kami saling menatap. deg... jantungku tiba-tiba berdegup kencang. entah apa pula yang dirasakannya, tapi setelah aksi saling tatap itu, kami sama-sama salah tingkah.
"Arni, laporan Nopi juga belum selesai. biar laporan Arni ama Nopi dulu ya, ntar baru kasih ke Bian, atau kalo mau cepet, fotokopi aja yan..." celoteh Nopi yang sekaligus memecah kebekuan diantara aku dan bian.

entah apa yang ada dibenakku waktu itu. yang pasti aku tidak ingin persahabatan kami bertiga ternodai ikatan cinta antara aku dan bian. Perasaan itu tetap kupendam dan kusimpan rapat-rapat dalam palung hatiku terdalam. kadang rasa ini membuncah dan telingaku panas, kala mendengar teman-temanku membicarakannya, mengaguminya atau sekedar ingin menyampaikan salam padanya melalui aku. setiap rasa cemburu yang muncul selalu kututupi dengan senyumku yang sempurna.

"Uni cinta sama bang bian?"tanya anak itu padaku pada suatu ketika. Ari, adik tingkatku yang satu kos-an dengan Bian.
aku yakin saat itu pipiku memerah, namun kusembunyikan dengan pura-pura mengaduk larutan NaOH 0,5 Molar di meja praktikumku. "apa sih ri?" ucapku dengan sedikit gugup. "Uni cuma berteman akrab kok dengan abangmu tu".
"hahaha, udahlah ni, gak usah malu-malu sama ari, keliatan kok uni malu-malu. hmm, coba dengar, semua yang uni sentuh saat ini mendendangkan lagu cinta yang lirih, xixixixi." katanya dengan gaya khasnya yang lebay. aku terdiam, tak tahu mau bilang apa.
"uni tau nggak, bang Bian juga suka lho sama uni." cilotehnya sambil memandang nakal ke arahku.
"hmm, jadi dah jelaskan kalo kalian saling suka, hehehe. Ari bisa kok mencomblangkan Uni dan bang Bian." lanjutnya enteng dengan tangan terlipat didepan dadanya.

cukup sudah, saat itu aku mau meledak. segera aku ke ruangan Khusus assisten dosen. kebetulan ruangan itu sedang kosong. kuraba dadaku, masih berdegup kencang, aku dan Bian? "Ya Allah, mungkinkah ini akan terjadi?" bisikku lirih dalam hati.

Tangisan Farhan, membuyarkan lamunanku. Anakku yang baru saja berumur 3 bulan 10 hari itu terbangun. segera kuletakkan Handphone tanpa ku matikan. ku peluk anakku, oops, rupanya popoknya basah. dengan telaten kuganti popoknya dengan popok baru. setelah kuciumi beberapa kali, kuletakkan bayi mungil tersebut di atas ayunannya. ku ayunkan perlahan supaya ia kembali terlelap. kuambil kembali Handphone tersebut, masih nyambung. kembali kudengar proses ijab kabul tersebut dan sepertinya hampir selesai. kutengadahkan tanganku dan kutundukkan wajahku, khusyuk mendengarkan doa yang sayup-sayup terdengar dari seberang sana untuk kedua mempelai. dan air mata ini kembali meleleh dari kedua mataku.

"Uni, dah selesai ni." Kudengar suara Ari yang serak dari ujung sana.
"iya, makasih ya dek. Ari kenapa?" tanyaku padanya.
"sedih aja ni, Ari ama bang Bian dah akrab banget. dan sekarang rasanya ri bakal kehilangan teman bermain, bergelut dan teman sekosan. canggung banget rasanya." Ujarnya sambil kudengar sesekali dia terisak.
"tenang aja dek, uni yakin, bang Bian gak bakal menjauh dari Ari kok. Itu biasa, setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan, yang penting kita tetap saling bersilaturahim." ucapku pelan dan lirih.
Kupandangi bayi mungil buah cintaku dengan bang Faisal tersebut. ah, aku terlalu emosional. semuanya telah berlalu, meski hingga saat ini aku tak pernah tahu apakah Bian benar-benar mencintaiku, dan Ari gagal menyatukan kami, toh sekarang aku bahagia dengan suamiku yang sekarang, suami terbaik yang dipilihkan orang tuaku sebagai imamku.
"nanti sampaikan salam uni untuk bang Bian dan...istrinya ya" ucapku dengan sedikit tersendat menyebutkan kata istrinya tersebut. kututup pembicaraan kami. sejenak aku tertegun, ada perasaan sakit yang menyentak tiap kali mengingat Bian, lelaki gagah yang dulu bertahun-tahun mendiami hatiku, menikah dengan wanita lain.
"Semoga bahagia Bian, amin" ucapku dalam dan lirih sembari mengusap rambut anakku.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

maafkan ito ya bang....

Malam ini hampir sama dengan malam-malam sebelumnya. Berisi kesunyian yang tak lagi aku takuti semenjak insomnia ini menggelayut di mataku. Lantunan suara merdu Demi Lovato dalam kidung skyscraper, menemaniku merangkai kata demi kata malam ini. Ini bukan hanya catatan, ini adalah catatan, benar-benar sebuah catatan, bingung? Hmm, that’s the point. Hehe. Dan aku kembali larut dalam kenangan…
**********
Sebuah cubitan lembut mendarat di lenganku. Bang win, kakak tingkatku di Jurusan Kimia salah satu perguruan tinggi Negeri di Kota Padang, yang sudah kuanggap saudara kandungku sendiri membangunkanku pagi itu. Kebetulan kami satu kosan.
“bangun dek, sahur yuk,”. Katanya sambil tersenyum. Dengan malas aku bangkit dan beranjak ke kamar mandi untuk mencuci muka sekaligus mengambil wudhu. Selepas sahur dan menunaikan sholat subuh di mesjid, bang win mengajakku tadarusan, sekaligus memperlancar bacaan al-Quranku yang agak berantakan.
“bang pengen sekali-sekali adek bangunkan sahur”. Katanya. Aku melongo. Bukan apa-apa, jujur saja waktu itu mataku masih mengantuk. Akhirnya yang keluar dari mulutku hanya “hmmmmm…”
Setelah beres-beres kamar dan mandi pagi, bang win pamit ke kampus. Hari itu ada kuliah jam 7.30. sedangkan aku, kuliah jam 10.30. so, masih ada waktu buat tidur, mumpung mataku mengantuk, hehehe.
“dek, nanti bikin pudding kentang ya, buat buka puasa” katanya sebelum pergi kuliah.
“oke bang.” Jawabku mantap. Yupz, sekedar informasi niy, memasak adalah salah satu hobiku.
Siang itu aku mulai memasak makanan untuk berbuka nanti.aku berencana membuat teh fruity tropical, ayam kecap, tumis kering brokoli dan tentu saja, pudding kentang pesanan bang win. Sejenak aku berfikir, tumben bang win minta pudding hari ini, biasanya tiap kali ku tanya mau bikin masakan apa, dia selalu bilang terserah, soalnya masakan ku katanya enak semua… hehehe, jadi Gr sendiri…
Ashar telah berlalu. Dan matahari hamper tenggelam pertanda waktu berbuka sudah dekat. Tapi bang win belum kelihatan batang hidungnya. Ku SMS, gak dib alas, di telp gak diangkat. Aku mulai emosi. Bukan apa-apa sih, tapi aku sudah masak demikian banyak, pesanannya pula, tapi yang memesan gak muncul-muncul. Walau setan katanya dipenjara selama bulan ramadhan, tapi yang kurasa waktu itu aku mudah sekali emosi. Kucoba me-SMS-nya sekali lagi. Tetap aja gak dib alas. Akhirnya kesabaranku habis, ku kirim sebuah SMS padanya. “Monyet!”
tak betah di kamar, aku keluar sejenak. Benci melihat makanan tergeletak tanpa ada orang yang antusias menyambutnya.
Waktu berbuka pun datang. Segelas air mineral mengalir lembut membasahi kerongkonganku, namun belum cukup meredakan amarahku yang sudah mengubun-ubun. Sementara setan masih berbisik di telingaku “tuh liat, dia gak menghargai apa yang kamu buat” bikin aku semakin meradang. Maghribpun lewat, Akhirnya aku pulang ke kosan. Kulihat bang win sudah pulang. Ketika aku masuk, dia sedang meletakkan tas ranselnya.
“enak sekali dek pudingnya” katanya tanpa rasa bersalah. Kudorong secara kasar tubuhnya hingga terjerembab. Emosikupun kutumpahkan lewat kata makian panjang padanya.
“coba istighfar dek” katanya tenang. “sholat dulu ya”. Sambungnya.
“Assalamu’alaykum”. Sebuah salam terdengar dari depan pintu, segera ku kenali, Dani, adik tingkatku.
“eh, bang riko, kok gak ikut takziah ke rumah si Fulanah bang?”
Hah!! takziah?
“iya bang, kita semua dah menghubungi abang, tapi HP bang gak bisa dihubungi…….bla..bla…bla” ocehan Dani tak lagi kuperhatikan. Aku tertegun.
Rupanya tadi siang, ada salah seorang adik tingkatku yang mengalami musibah, orang tuanya meninggal dunia. Sebagai koordinator kerohanian, seharusnya tugasku yang mengkoordinir kegiatan takziah tersebut, namun saat itu HP ku tak bisa dihubungi pihak kampus karena seingatku siang itu HP ku sedang low bat. Bang win kemudian mengajukan diri menggantikan tugasku agar teman-teman di Himpunan tidak kecewa padaku. HP bang win gak diangkatpun karena HP tersebut terletak dalam tas yang tertinggal di bagian belakang mobil.
Kupandangi lelaki yang baru saja ku maki. Rasa bersalah menjalar menggerogoti jiwa ragaku. Aku tertunduk…
“maafkan ito ya bang…” ucapku perlahan.
********
Peristiwa itu masih saja membekas di hatiku. Kesabaran, husnudzon, dan ikhlas. Pelajaran berharga dari kakakku yang takkan pernah terlupakan.
Suara dering SMS membuyarkan lamunanku, dari bang win.
“bangun dek, sahuuurr, :-)”

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

kelam cinta

terkesiap aku melihat rupamu masih terpajang dihati
dipenghujung malam kukais jejak asmara
tuk membangun prasasti cinta atas namamu


luka hati menganga di bawah purnama
menghanyutkan sukmaku jauh
ke muara cinta yang terbuang


terenyuh aku ingin tatapmu
melenguh aku ingin pelukmu
kugenggam denyutan nadiku
tuk ku persembahkan kehadiratmu
berharap, manis kata kembali mengalir untukku


peras hatiku duhai pujangga jiwa
akan kau temukan namamu disetiap tetesnya
menggeliat bermakna jika kau menatapku dengan cintamu



aku jatuh terbuang
ke telaga hati yang kelam....

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

kwitansi kosongnya dunk......

"tolong kwitansi kosongnya, ya dek. yang ditanda tangani ya sekalian distempel" ujarnya datar.
sontak kepalaku mengarah kepada beliau. seorang kepala sekolah di daerah x sedang membeli beberapa peralatan elektronik untuk sekolah. setelah membasahi telunjuknya dengan air ludahnya, beliau menghitung uang yang akan dibayarkan untuk membeli seperangkat peralatan elektronik tadi. dengan senyum kecut aku mengalihkan pandangan dari beliau.

sepulangnya dari toko elektronik tersebut, saya masih teringat pada ibuk bergaya parlente tadi. kwitansi kosong? untuk apa? seingat saya, setiap pembelian sarana dan prasarana sekolah, pihak sekolah wajib memberikan kwitansi sebagai lampiran dalam laporan penelitiannya. kwitansi tersebut wajib ditanda tangani dan distempel oleh pihak penjual barang. jadi???

inilah sisi lain wajah pendidikan di negara kita. buram, hitam dan penuh intrik busuk beberapa pejabatnya. bukannya saya skeptis dengan pendidikan negara kita, namun kasus di atas hanyalah satu dari kasus-kasus penyelewengan yang memang sepantasnya diusut tuntas dan diperiksa secara jujur dan adil oleh pejabat yang berwenang. masalah pendidikan ini sebenarnya sudah warisan dari pejabat-pejabat sebelumnya. mungkin inilah warisan orde baru yang masih kuat melekat dalam diri pejabat di Indonesia khususnya pejabat bidang pendidikan. saat ini tujuan, visi dan misi pendidikan hanyalah sebagai madu pengoles mulut, sedangkan racun culas dan curang masih mengalir deras dalam aliran darah mereka. sekali lagi wahai pembaca, saya tidak menyatakan keseluruhan pejabat, tetapi ini hanyalah sebagai kasus. namun kasus ini sudah akut dan bernanah, yang merupakan borok bagi wajah dunia pendidikan di tanah air.

entah akan jadi apa pendidikan di tanah air ini jika 'warisan' ini masih membudaya di Negeri ini. rasa miris tak henti-hentinya menyayat hati saya sebagai seorang guru muda. ketika seorang guru dituntut untuk meningkatkan kompetensinya menjadi tenaga profesional, para pejabatnya malah berlomba-lomba untuk seminimal mungkin membelanjakan dana bantuan yang sebelumnya ditulis dengan harga barang yang selangit!! sebagai contohnya saja, buku yang dibeli dengan harga 35 ribu, dalam laporan keuangan akan tertulis sebesar 50 ribu!! ckckckck... maka semakin besarlah aset banksaku beberapa pejabat hitam yang katanya terhormat tersebut. dan ketika guru protes akan mutu dan kualitas barang yang dibeli, maka sang guru tersebut harus bersiap-siap di damprat oleh pejabat tersebut dengan kesimpulan "sudah untung kami belikan! kalo nggak?!!"

uneg-uneg ini saya tuliskan bukan hanya sebagai jeritan hati saya sebagai seorang guru yang berkutat dalam dunia pendidikan, tapi sebagai bahan renungan bagi kita, akankah keadaan ini kita biarkan selamanya? dan sebagai guru, saya berharap tulisan ini mampu mengetuk pintu hati beberapa pejabat yang "terhormat" tersebut, agar kembali meluruskan niat dalam memajukan mutu dan kualitas pendidikan di Indonesia.
dan kedepannya, semoga tak ada lagi pejabat yang dengan santainya berucap, "kwitansi kosongnya dunk bang....."

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TIPS SINGKAT MENGIKUTI UJIAN (SNMPTN)

Ujian SNMPTN hampir tiba. banyak calon mahasiswa telah mempersiapkan diri mereka agar berhasil dan mampu menembus ketatnya persaingan menuju kursi panas mahasiswa. berikut beberapa tips yang mudah2an berguna bagi pembaca semua :

1. Jangan berharap bisa mempelajari seluruh diktat pelajaran dalam waktu singkat. Fokuskan pada beberapa pelajaran yang memiliki bobot nilai lebih tinggi. Beberapa pelajaran seperti matematika, kimia, biologi, bobotnya lebih tinggi dari Bahasa Indonesia. Tapi, itu tentu tak berlaku mutlak, tergantung pada jurusan yang dipilih juga.

2. Tetapkan prioritas dalam menjawab soal. Jawablah soal-soal yang berbobot nilai tinggi dan memiliki nilai kebenaran tinggi. Salah menjawab berarti nilai Anda dikurangi. Lebih baik memainkan "strategi aman": jawablah soal-soal yang Anda yakin benar dan tinggalkan soal-soal yang anda ragu jawabannya.

3. Belajarlah membaca soal secara cepat. Anda tak harus membaca soal dengan cara konvensional: kata demi kata. Baca secara umum, kemudian fokuskan pada detail-detail persoalan. Cara itu mungkin akan menghemat waktu ujian Anda.

4. Bersikap rileks. Stress membuat Anda lebih lama menyelesaikan soal-soal. Bahkan, Anda bisa tergelincir pada kesalahan-kesalahan teknis karena panik. Redakan kepanikan di awal-awal ujian dengan mengulum permen atau vitamin C. Ambil nafas sejenak.

5. Dari sejak awal bangunlah rasa percaya diri terhadap kemampuan Anda sendiri. Caranya, mempersiapkan diri secara lebih matang atau mengerjakan latihan soal. Ikut bimbingan belajar atau tidak, yang penting jangan sampai krisis kepercayaan diri saat mengerjakan soal. Jangan lupa berdoa, karena doa akan membuat batinAnda lebih tenang dan percaya diri. Dukungan dari orang yang Anda kasihi seperti orang tua juga akan banyak membantu memberikan ketenangan.

6. Datang lebih awal. Itu akan membuat Anda bisa mempersiapkan diri mengikuti ujian dengan baik. Dengan cara ini Anda juga bisa terhindar dari musibah-musibah yang tidak terduga seperti kemacetan lalu lintas, mobil mogok, hadangan demonstrasi dan sejumlah persoalan lainnya

7. Perhitungkan secara cermat alokasi waktu pengerjaan soal-soal ujian. Rumus-rumus yang lebih singkat akan membantu menghemat penyelesaian setiap soal. Jangan pula berlarut-larut pada satu soal yang memusingkan Anda. Kejarlah waktu dan berikan jawaban terbaik Anda, supaya waktu Anda tak sia-sia.

8. Teliti. Kesalahan teknis kecil bisa membuat hasil ujian Anda tak berharga, seperti penulisan nama dan kode.

9. Istirahat yang cukup agar Anda cukup segar ketika menghadapi soal-soal SNMPTN.

10. Persiapkan peralatan segala peralatan dengan baik, pensil penghapus, kartu identitas ujian, makanan kecil dan minuman untuk rehat saat jeda antar-ujian.

11. Hindari penyebab kegagalan, seperti ketidaksinkronan kemampuan dan keinginan. Strategi pemilihan jurusan yang hanya mendasarkan pada masalah gengsi dan bukan berdasarkan kemampuan bisa jadi bumerang

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

young teacher's diary part 2


malam, dan aku masih dijalan mengendarai motorku yang selalu setia menemaniku kemanapun, tamparan angin malam seolah tak kurasakan.
'fiva forever, I'll be waiting,
everlasting like the sun...........'
sebuah syair yang sahdu dari spice girl mengalun indah ditelingaku saat aku melintasi pedagang cd bajakan diperempatan. mengantarkan ingatanku pada kejadian tadi siang. aku bertemu buk Non, pembimbing skripsiku. seperti biasa pertemuan kami selalu di awali oleh senyuman beliau yang anggun dan keibuan.
"bagaimana, dah selesai?" sapa beliau ramah
"udah buk, alhamdulillah". jawabku sambil membalas senyuman beliau.
setelah berbasa basi sejenak, beliau kembali menjejaliku dengan wejengannya yang bagiku bagaikan mutiara yang mengucur deras padaku. ya, itulah ilmu yang beliau alirkan padaku. sedekah jariyah beliau, moga Tuhan membalasnya...
"proses mengajar sekarang harus kreatif, efektif dan efisien. jangan hanya bersifat teacher centered, guru sebagai pusat informasi. perlakukanlah siswa sebagai subyek bukan objek dalam mengajar. karena pada dasarnya, sebelum belajar, mereka sudah mempunyai 'bahan mentah' terhadap materi yang diajarkan. buat mereka mengkonstruksi pengetahuan mereka, dengan apa? ya dengan hal-hal yang baru, unik dan menarik, nah disinilah seorang guru berperan sebagai fasilitator atau bisa dibilang sebagai tim kreatif agar siswa bisa memperoleh konsep yang akan langsung tersimpan dalam otak mereka sebagai 'longterm memory'". jelas beliau diiringi 'bodylanguage' beliau yang khas dan anggun.
aku terkesima mendengar penjelasan beliau. benar juga...
"lalu kalau begitu, peran guru berkurang donk buk?" terlontar begitu saja pertanyyaan itu dari mulutku
"tidak ada pengurangan dalam tugas dan tanggungjawab dari seorang guru" jawab beliau dengan tatapan bagai mata elang. sejenak aku berfikir aku telah melontarkan pertanyaan yang bodoh.
"Guru tetap memegang kendali di kelas, cuma metodenya saja yang variatif,
dikreasikan dan dikombinasikan. guru meluruskan miskonsepsi yang mungkin bisa terjadi pada siswa ketika proses belajar tersebut berlangsung. untuk itu seorang guru selain dituntut kreatif, juga diharuskan menguasai konsep. karena dengan konsep yang jelas, akan memudahkan kita berfikir, bagaimana agar konsep itu bisa dikuasai siswa melalui metoda pembelajaran yang beragam."

sungguh mengagumkan tugas seorang guru. jadi semakin bangga deh jadi seorang guru, hehe. sambil tersenyum simpul, kulambatkan laju motorku, perutku sudah keroncongan dan minta diisi, maka singgahlah diriku ke sebuah warung nasi goreng. kupesan nasi goreng kesukaanku, nasi goreng petai!! haha,(coba kalo ada nasi goreng jengkol, pasti aku minta jengkinya double, huahahaha)
aku berjalan ke bangku tengah sekalian agar bisa menonton tv. seorang pelayan mendatangiku,
"ada apa ya bang?" tanyaku ramah, (bukan apa2 sih, tapi aku sempat salah tingkah karena dari tadi kuperhatikan dia senyum-senyum sendiri melihatku hingga aku sempat berprasangka buruk kalo dia itu 'aneh').
"maaf ya dek, tapi jangan marah ya, baju yang adek pakai terbalik"terangnya dengan senyum yang semakin melebar.
gubraaaaaaaaaaak!!!
ya Ampun.... ternyata eh ternyata, malunya diriku... dari rumah teman ganti baju, tapi karena terburu-buru, bajunya terpasang secara terbalik!!
dengan wajah merona aku berlalu ke toilet....
to be continued.........................

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

dari guru untuk pak sutradara dan pak produser.....

guru...

begitu profesi itu disebut secara gagah. dipuja dan dipuji dalam lagu, tulisan dan sejarah, namun direndah hinakan oleh sinetron kacangan indonesia. miris... itulah yang terfikir di benak saya manakala menyaksikan begitu banyak pelecehan suatu profesi yang mulia ini untuk 'membeli' sepotong tawa dari masyarakat. demi banksaku, semua kehormatan direnggut habis, bahkan sex pun menjadi konsumsi bebas sebagaimana mudahnya generasi muda sekarang membeli kondom bagaikan membeli permen. seperti inikah generasi penerus bangsa kita yang terkenal kaya, kaya akan budaya dan kaya akan sumber daya?
lalu apa yang saya keluhkan disini dan apa urusan saya?
saya seorang guru. itu salah satu alasannya. alasan lain yang lebih utama adalah, profesi tercinta saya ini adalah gerbang bagi semua profesi di dunia. melalui didikannyalah kita bisa mendapat pengobatan dari seorang dokter, dipimpin oleh seorang presiden dan lain-lain. begitu mulianya seorang guru hingga jika ia mengajarkan yang rusak maka rusaklah siapa-siapa yang diajarinya. namun lihatlah wahai sahabat, tiadalah kami mengajarkan yang buruk maupun minta balas jasa atas apa yang telah kami lakukan atau atas nilai yang telah lahir dari goresan tinta kami. malahan seorang guru melepas anak2nya dengan doa yang tulus dan terkadang dengan air mata berlinang, moga anaknya sukses dunia akhirat. walau terkadang kami 'tak dipandang' dikemudian hari, namun keberhasilan siswa/1 kami merupakan anugerah yang tak terhingga bagi guru.
maka pantaskah rasanya penghinaan seperti dalam sinetron kacangan itu dialamatkan pada kami?
masih jelas teringat dibenak saya, sinetron 'a*ti sa*abat' di salah satu stasiun swasta. sinetron yang sangat menjijikkan dan bodoh! selalu menggambarkan siswa itu harus dimengerti tanpa memahami dan mengerti orang lain serta selalu berbuat benar, sementara sang guru selalu berbuat salah atau selalu salah pengertian!! wahai pak produser bodoh dan sutradara jahat yang terhormat, kami bukanlah sebodoh yang anda kira! beberapa diantara kami memang melakukan kesalahan, tapi bukan berarti anda bisa dengan leluasa menyorot 'buah busuk' sebagai gambaran kepribadian kami yang sebenarnya!!!
sadarkah anda, bahwa anda menusuk jantung kami dengan 'kreatifitas' anda. Anda telah tertawa dengan suksesnya diatas penghinaan pada kami! demi segepok uang anda telah tega menjual kehormatan kami melalui film2 anda! wahai bapak, sadarkah anda, bahwa anda turut menggelincirkan anak dan keponakan anda! anda yang seharusnya menjadi mitra kami dalam mendidik putra putri bangsa malah berlaku sebaliknya? bantu kami kembali melahirkan generasi muda bangsa yang bermutu dan berkualitas dengan kreatifitas anda! bantu kami membelajarkan siswa melalui ajakan anda untuk memberi rasa hormat kepada guru! bukan kami gila hormat, namun apakah profesi mulia kami tak layak dan tak pantas mendapat secercah kemuliaan di mata kalian?
dan para sahabat,, mari kembalikan kemuliaan seorang guru melalui kinerja yang profesional dan optimal. tetap semangat menjalankan amanah, meski tudingan dan cemoohan banyak 'nyasar' ke arahmu.
dan buat siswa siswi tercinta, hormati gurumu dan hargai mereka, karena dengan doa dan restu merekalah engkau bisa menimba ilmu...
salam cinta selalu buat guru dimanapun berada,.....

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cara membuat Sabun Mandi

Cara membuat Sabun Mandi
Bahan-Bahan yang dibutuhkan :
1. Minyak atau Lemak – Hampir semua minyak / lemak alami bisa dibuat menjadi sabun.
Cari yang mudah saja seperti: Minyak Kelapa, Minyak Sawit, Minyak Zaitun, Minyak
Jagung, Minyak Kedelai…
2. NaOH / KOH – Untuk mengubah minyak / lemak menjadi sabun. Bisa beli di toko
bahan kimia, ambil yang teknis saja.
3. Air – Sebagai katalis/pelarut. Pilih air sulingan atau air minum kemasan. Air dari pam
tidak bagus, banyak mengandung mineral.
4. Essential dan Fragrance Oils – Sebagai pengharum. Beli di toko bahan kimia atau
lainnya.
5. Pewarna – Untuk mewarnai sabun. Bisa juga memakai pewarna makanan.
6. Zat Aditif – Rempah, herbal, talk, tepung kanji/maizena dapat ditambahkan pada saat
“trace”.
Alat-alat yang dibutuhkan :
1. Sebuah masker sederhana - Dipakai selama pembuatan larutan NaOH / KOH saja.
2. Kacamata - Dipakai selama pembuatan larutan NaOH / KOH saja.
3. Sepasang sarung tangan karet - Dipakai selama pembuatan sabun.
4. Botol plastik - Untuk wadah air.
5. Timbangan dapur (dengan skala terkecil 1 atau 5 gram).
6. Kantong plastik kecil - Untuk menimbang NaOH/KOH.
7. Sendok stainless steel atau plastik-polipropilen - Untuk menuangkan NaOH / KOH
dan mengaduknya.
8. Wadah dari gelas atau plastik-polipropilene - Untuk tempat larutan NaOH/KOH
dengan air.
9. Wadah dari plastik - Untuk menimbang serta tempat air dan minyak.
10. Kain - Untuk menutup cetakan setelah diisi sabun.
11. Plastik tipis - Untuk melapisi cetakan.
12. Cetakan.
13. Blender dengan tutupnya.
14. Kain - Untuk menutup blender.

Cara pembuatan :
1. Siapkan cetakan. Cetakan bisa apa saja. Bisa loyang yang diminyaki, baki plastik yang
dialasi plastik tipis atau pipa PVC yang diminyaki. Siapkan cetakan yang cukup untuk
menampung semua hasil pembuatan sabun.
Cetakan: Untuk cetakan anda bisa menggunakan kayu atau karton yang dilapisi plastik
tipis, bahkan pipa PVC bisa dipakai. Jika menggunakan pipa PVC tutup bagian bawah
dengan plastik yang diikat dengan karet gelang, semprotkan minyak ke dalamnya,
tuangkan hasil sabun. Setelah mengeras buka tutupnya, dorong lalu potong akan
menghasilkan sabun yang bulat.

2 (dua) Resep Sabun Cair :
Resep#1 - sabun cair
340 g Minyak Sawit
170 g Minyak Kelapa
50 g Minyak Zaitun
122 g KOH – Kalium hidroksida + 250 g Air
10 cc fragrance + pewarna
(Proses Pada Suhu ruangan)
Recipe#2 - sabun cair
340 g Soybean Oil
80 g Coconut Oil
60 g Palm Oil
60 g Corn Oil
109 g KOH - Kalium hidroksida + 230 g Air
10 cc fragrance + pewarna
(Proses Pada Suhu ruangan)

2 (dua) Resep Sabun Padat :
Resep#1 - sabun padat
235 g Minyak Zaitun
150 g Minyak Kelapa
100 g Minyak Sawit
74 g NaOH – Natrium hidroksida + 210 g Air
10 cc fragrance + pewarna
(Proses Pada Suhu ruangan)

Resep#2 - sabun padat
250 g Minyak Sawit
140 g Minyak Kelapa
100 g Minyak Jagung
75.5 g NaOH – Natrium hidroksida + 210 g Air
10 cc fragrance + pewarna
(Proses Pada Suhu ruangan)
1. Timbang air dan NaOH / KOH, sesuai dengan Resep. Larutkan NaOH / KOH ke dalam
air sejuk / dingin (Jangan menggunakan wadah aluminium. Gunakan stainless steel, gelas
pyrex atau plastik-poliproplen). Jangan menuangkan air ke NaOH / KOH. Tuangkan
NaOH / KOH ke dalam air sedikit demi sedikit. Aduk higga larut. Pertama-tama larutan
akan panas dan berwarna keputihan. Setelah larut semuanya, simpan di tempat aman
untuk didinginkan sampai suhu ruangan. Akan didapatkan larutan yang jernih.
2. Timbang minyak (Minyak Kelapa, Minyak Sawit, Minyak Zaitun, Minyak Jagung,
Minyak Kedelai...) sesuai dengan Resep.
3. Tuangkan minyak yang sudah ditimbang ke dalam blender.
4. Hati hati tuangkan larutan NaOH / KOH ke dalam minyak.
5. Pasang cover blender, taruh kain di atas cover tadi untuk menghindari cipratan dan proses
pada putaran terendah. Hindari jangan sampai menciprat ke muka atau badan anda.
Hentikan blender dan periksa sabun untuk melihat tahap “trace”. “Trace” adalah kondisi
dimana sabun sudah terbentuk dan merupakan akhir dari proses pengadukan. Tandanya
adalah ketika campuran sabun mulai mengental. Apabila disentuh dengan sendok, maka
beberapa detik bekas sendok tadi masih membekas, itulah mengapa dinamakan “trace”.
6. Pada saat “trace” tadi anda bisa menambahkan pengharum, pewarna atau aditif. Aduk
beberapa detik kemudian hentikan putaran blender.
7. Tuang hasil sabun ini ke dalam cetakan. Tutup dengan kain untuk insulasi. Simpan sabun
dalam cetakan tadi selama satu hingga dua hari. Kemudian keluarkan dari cetakan,
potong sesuai selera. Simpan sekurang-kurangnya 3 minggu sebelum dipakai.
Semoga bermanfaat dan selamat mencoba ...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

memoar of guru muda...

belasan tahun lalu kampung ini kujejaki. lalu apa istimewanya kampung ini? hmmm, banyak... banyak hal yang istimewa dari kampung ini, tapi itu dulu... belasan tahun yang lalu.

pagi, dan sangat dingin. hawa dingin menyentakku bangun. menggetarkan bulu roma dan membuyarkan kantuk yang memasungku. namun tak berhenti sampai disana saja, sayup-sayup telingaku menangkap suara yang syahdu, panggilan terindah yang pernah ku dengar. adzan. ya, sewaktu kecil, saya sebagai anak nagari di sebuah perkampungan di pesisir selatan terbiasa tidur di mushala atau dalam bahasa minangkabaunya, surau. aku masih berperang dengan rasa malasku ketika sebuah jalinan lidi singgah di pahaku. aduh... pedihnya mak! kubuka mata, alamak, pak uo telah berdiri dengan garangnya di depan kami seraya melecutkan lidi ke kaki kami masing-masing. dengan tergopoh-gopoh kami berebut ke sungai untuk berwudhu. dilanjutkan dengan sholat berjamaah dan mengaji. indah... sangat indah, meski waktu itu, kami melakukannya dengan sedikit dongkol.

masih pagi, sebelum mentari menyapa alam dengan kilauan cahayanya, aku beserta temanku telah bertolak ke baruah (sebutan untuk dataran yang lebih rendah, biasanya menghadap ke barat) ke areal persawahan yang luas. canda dan tawa mewarnai kebersamaan kami sembari tetap menajamkan mata menyapu jerami-jerami padi yang sebagiannya telah menjadi abu sambil berdoa, semoga ada telur itik nangkring disana. ya, kami berburu telur itik, karena di musim2 menyabit padi, biasanya peternak itik melepaskan itik ke areal persawahan. kadang kala, sang peternak sengaja menyisakan satu atau dua butir untuk ditinggal di sawah tersebut. selain telur, kami juga mencari jamur padi disekitar persawahan. setelah berburu telur itiak dan jamur, perjalanan kami lanjutkan ke sungai. mandi bersama sapi-sapi peliharaan kami. beberapa diantara kami ada yang sibuk menangkap udang. nangkapnya susah susah gampang. seru!! air memercik ke udara diantara tawa bahagia kami. puas mandi mandi, kami segera balik ke surau. jamur yang kami dapatkan, ditumis hanya menggunakan bawang merah dan bawang putih serta sedikit garam. rasanya? hhmmm, luar biasa enaknya!! sedangkan udang yang didapat, digoreng atau di bakar ditambah panggang biji talawi atau ubi bakar. kenikmatan alami yang susah diungkapkan dengan kata-kata!!! siangnya kami duduk2 di dangau ditepi sungai. sungai disini airnya sangat jernih, dan dangkal, hanya sedalam pinggul sampai dada kami dan agak deras. hawa panas yang menyengat tak terlalu kami hiraukan, karena segelas air kelapa muda sanggup menghilangkan dahaga yang menyengat kerongkongan kami.

begitulah kami... menyatu dengan alam. jika hujan turun sore hari, itulah anugerah. berlari-lari ditengah hujan sembari main perang-perangan, adalah kegiatan favorit kami. cewek dan cowok ikut ambil bagian. beberapa dari kami terjatuh sampai berdarah, namun tak ada yang cengeng. bila ada yang bertanya, kenapa kami jatuh, kami dengan lantang menjawab, 'untuk bangkit kembali'. dan bersamaan dengan mengelincirnya mentari, kami kembali ke areal persawahan untuk memancing belut. semua saling berlomba mendapatkan belut yang banyak. menyenangkan dan kebersamaan kami sangat hangat, sehangat mentari senja yang menggiring kami kembali pulang untuk ganti baju dan bersiap kembali ke surau.

ada yang unik dalam perjalanan kami ke surau. karena tidak ada listrik dan penerangan jalan, biasanya kami pergi menggunakan suluah (sebutan untuk seikat daun kelapa kering kemudian dibakar). setelah sholat maghrib berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan belajar mengaji bagi kami yang masih kanak-kanak dan menghafal al-Quran bagi senior kami yang lebih besar hingga sholat isya dipandu seorang labai yang biasa kami panggil pak uo. setelah isya biasanya kami makan bersama di mushola dengan bekal dari rumah. sambil tukar-tukaran samba (lauk). kalio jariang (jengkol) menjadi menu rebutan. menu favoritku, sambalado asam, atau sambalado terasi, dan goreng ikan asin tambah jo abuih pucuak parancih (tumisan daun ubi). nikmat dan lahap... apalagi sambalado asamnya... hmmmm... yummy.
habis makan kami istirahat sejenak, lalu diteruskan dengan tidur malam. batas toleransi tidur adalah pukul 21.30 WIB. kalo ada yang masih maota (ngobrol), siap-siap kakinya kena lidi!!

jam satu malam, kami terbangun dan segera bergegas ke halaman surau. bersama, kami latihan silek muaro. gerakan demi gerakan beradu dalam harmonisasi persahabatan kami yang indah. pak uo selalu berpesan, tetap lestarikan silat ini, karena inilah jati diri seorang anak minangkabau. dan pesan itu masih ku ingat sampai sekarang. bagaimana kesabaran, keuletan dan ketelatenan beliau dalam mendidik kami. semua akan tetap ku ingat dalam memoriku.

begitulah kegiatan kami dulu sewaktu masih kanak2 d kampung. alam yang lembut tapi keras mengajarkan kami agar terus berjuang menapaki hidup yang sulit. dan takkan ada kesulitan yang berarti selama kami terus berusaha dan berdoa. terima kasih pak uo,,... terima kasih teman2.. terima kasih ayah ibu...





mengenang teman2 masa kecilku, dan pak uo yang telah mendahului kami. miss u all... taragak mangaja durian bareng, mencari incek talawi, ambacang, mamanjek batang manggih, mamanciang baluik, mancari talua itiak, ngaji bareng, mandi2 di batang ayia sambil manangkok udang, mancari pakih de el el...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

nata de coco, manfaat dan pembuatannya

Nata De Coco merupakan jenis komponen minuman yang terdiri dari senyawa selulosa (dietry fiber), yang dihasilkan dari air kelapa melalui proses fermentasi, yang melibatkan jasad renik (mikrobia), yang selanjutnya dikenal sebagai bibit nata.
Pada prinsipnya untuk mengha-silkan nata de coco yang bermutu baik, maka perlu disediakan me-dia yang dapat mendukung aktivi-tas Acetobacter xylinum untuk memproduksi selulosa ekstra-seluler atau yang kemudian di se-but nata de coco.
Berbagai penelitian ilmiah men-coba menggantikan air buah kelapa dengan bahan lain seperti whey tahu, sari buah nenas, sari buah pisang dll. Kegiatan ilmiah ini menghasilkan produk yang akrab disebut nata de soya, nata de pina dll.

Bakteri Acetobacter xylinum akan dapat membentuk nata jika ditumbuhkan dalam air kelapa yang sudah diperkaya dengan Karbon © dan Nitrogen (N), melalui proses yang terkontrol. Dalam kondisi demikian, bakteri tersebut akan menghasilkan enzim akstraseluler yang dapat menyusun zat gula menjadi ribuan rantai serat atau selulosa. Dari jutaan renik yang tumbuh pada air kelapa tersbeut, akan dihasilkan jutaan lembar benang-benang selulosa yang akhirnya nampak padat berwarna putih hingga transparan, yang disebut sebagai nata.
Nata yang dihasilkan tentunya bisa beragam kualitasnya. Kualitas yang baik akan terpenuhi apabila air kelapa yang digunakan memenuhi standar kualitas bahan nata, dan prosesnya dikendalikan dengan cara yang benar berdasarkan pada factor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan aktivitas Acetobacter xylinum yang digunakan. Apabila rasio antara karbon dan nitrogen diatur secara optimal, dan prosesnya terkontrol dengan baik, maka semua cairan akan berubah menjadi nata tanpa meninggalkan residu sedikitpun. Oleh sebab itu, definisi nata yang terapung di atas caian setelah proses fermentasi selesai, tidak berlaku lagi.
Air kelapa yang digunakan dalam pembuatan nata harus berasal dari kelapa yang masak optimal, tidak terlalu tua atau terlalu muda. Bahan tambahan yang diperlukan oleh bakteri antara lain karbohidrat sederhana, sumber nitrogen, dan asam asetat. Pada ummumnya senyawa karbohidrat sederhana dapat digunakan sebagai suplemen pembuatan anta de coco, diantaranya adalah senyawa-senyawa maltosa, sukrosa, laktosa, fruktosa dan manosa. Dari beberapa senyawa karbohidrat sederhana itu sukrosa merupakan senyawa yang paling ekonomis digunakan dan paling baik bagi pertumbuhan dan perkembangan bibit nata. Adapun dari segi warna yang paling baik digunakan adalah sukrosa putih. Sukrosa coklat akan mempengaruhi kenampakan nata sehingga kurang menarik. Sumber nitrogen yang dapat digunakan untuk mendukung pertumbuhan aktivitas bakteri nata dapat berasal dari nitrogen organic, seperti misalnya protein dan ekstrak yeast, maupun Nitrogen an organic seperti misalnya ammonium fosfat, urea, dan ammonium slfat. Namun, sumber nitrogen anorganik sangat murah dan fungsinya tidak kalah jika dibandingkan dengan sumber nitrogen organic. Bahkan diantara sumber nitrogen anorganik ada yang mempunyai sifat lebih yaitu ammonium sulfat. Kelebihan yang dimaksud adalah murah, mudah larut, dan selektif bagi mikroorganisme lain.
Asam asetat atau asam cuka digunakan untuk menurunkan pH atau meningkatkan keasaman air kelapa. Asam asetat yang baik adalah asam asetat glacial (99,8%). Asam asetat dengan konsentrasi rendah dapat digunakan, namun untuk mencapai tingkat keasaman yang diinginkan yaitu pH 4,5 – 5,5 dibutuhkan dalam jumlah banyak. Selain asan asetat, asam-asam organic dan anorganik lain bias digunakan.
Seperti halnya pembuatan beberapa makanan atau minuman hasil fermentasi, pembuatan nata juga memerlukan bibit. Bibit tape biasa disebut ragi, bibit tempe disebut usar, dan bibit nata de coco disebut starter. Bibit nat de coco merupakan suspensi sel A. xylinum. Untuk dapat membuat bibit nata de coco seseorang perlu mengetahui sifat-sifat dari bakteri ini.
Acetobacter Xylinum merupakan bakteri berbentuk batang pendek, yang mempunyai panjang 2 mikron dan lebar , micron, dengan permukaan dinding yang berlendir. Bakteri ini bias membentuk rantai pendek dengan satuan 6-8 sel. Bersifat ninmotil dan dengan pewarnaan Gram menunjukkan Gram negative.
Bakteri ini tidka membentuk endospora maupun pigmen. Pada kultur sel yang masih muda, individu sel berada sendiri-sendiri dan transparan. Koloni yang sudah tua membentuk lapisan menyerupai gelatin yang kokoh menutupi sel koloninya. Pertumbuhan koloni pada medium cair setelah 48 jam inokulasi akan membentuk lapisan pelikel dan dapat dengan mudah diambil dengan jarum oase.
Bakteri ini dapat membentuk asam dari glukosa, etil alcohol, dan propel alcohol, tidak membentuk indol dan mempunyai kemampuan mengoksidasi asam asetat menjadi CO2 dan H2O. sifat yang paling menonjol dari bakteri itu adalah memiliki kemampuan untuk mempolimerisasi glukosa sehingga menjadi selulosa. Selanjutnya selulosa tersebut membentuk matrik yang dikenal sebagai nata. Factor lain yang dominant mempengaruhi sifat fisiologi dalam pembentukan nata adalah ketersediaan nutrisi, derajat keasaman, temperature, dan ketersediaan oksigen.
Bakteri Acetobacter Xylinum mengalami pertumbuhan sel. Pertumbuhan sel didefinisikan sebagai pertumbuhan secara teratur semua komponen di dalam sel hidup. Bakteri Acetobacter Xylinum mengalami beberapa fase pertumbuhan sel yaitu fase adaptasi, fase pertumbuhan awal, fase pertumbuhan eksponensial, fase pertumbuhan lambat, fase pertumbuhan tetap, fase menuju kematian, dan fase kematian.
Apabila bakteri dipindah ke media baru maka bakteri tidak langsung tumbuh melainkan beradaptasi terlebih dahulu. Pad afase terjadi aktivitas metabolismedan pembesaran sel, meskipun belum mengalami pertumbuhan. Fase pertumbuhan adaptasi dicapai pada 0-24 jam sejak inokulasi. Fase pertumbuhan awal dimulai dengan pembelahan sel dengan kecepatan rendah. Fase ini berlangsung beberapa jam saja. Fase eksponensial dicapai antara 1-5 hari. Pada fase ini bakteri mengeluarkan enzim ektraselulerpolimerase sebanyak-banyaknya untuk menyusun polimer glukosa menjadi selulosa (matrik nata). Fase ini sangat menentukan kecepatan suatu strain Acetobacter Xylinum dalam membentuk nata.
Fase pertumbuhan lambat terjadi karena nutrisi telah berkurang, terdapat metabolic yang bersifat racun yang menghambat pertumbuhan bakteri dan umur sel sudah tua. Pada fsae in pertumbuhan tidak stabil, tetapi jumlah sel yang tumbuh masih lebih banyak disbanding jumlah sel mati.
Fase pertumbuhan tetap terjadi keseimbangan antara sel yang tumbuh dan yang mati. Matrik nata lebih banyak diproduksi pada fase ini. Fase menuju kematian terjadi akibat nutrisi dalam media sudah hamper habis. Setelah nutrisi harbi, maka bakteri akan mengalami fase kematian. Pada fase kematian sel dengan cepat mengalami kematian. Bakteri hasil dari fase ini tidak baik untuk strain nata.
Factor-faktor yang mempengaruhi Acetobacter Xylinum mengalami pertumbuhan adalah nutrisi, sumber karbon, sumber nitrogen, serta tingkat keasaman media temperature, dan udara (oksigen. Senyawa karbon yang dibutuhkan dalam fermentasi nata berasal dari monosakarida dan disakarida. Sumber dari karbon ini yang paling banyak digunakan adalah gula. Sumber nitrogen bias berasal dari bahan organic seperti ZA, urea. Meskipun bakteri Acetobacter Xylinum dapat tumbuh pada pH 3,5 – 7,5, namun akan tumbuh optimal bila pH nya 4,3. sedangkan suhu ideal bagi pertumbuhan bakteri Acetobacter Xylinum pada suhu 28 – 31 0 C. bakteri ini sangat memerlukan oksigen. Sehingga dalam fermentasi tidak perlu ditutup rapat namun hanya ditutup untuk mencegah kotoran masuk kedalam media yang dapat mengakibatkan kontaminasi.

adapun cara pembuatan nata de coco adalah sebagai berikut :

Air kelapa (1 ltr) gula (7.5-10%) dan  0.06% (NH4)2SO4/ urea dipanaskan sampai gulanya larut kemudian disaring untuk menghilangkan sisa-sisa kulit kelapa. Setelah dingin, pHnya diatur dengan menambahkan asam asetat atau asam cuka hingga kisaran 3-4. kemudian diinokulasi dengan biakan nata/air kelapa konsentrasi tinggi (10%). Dituang dalam wadah fementasi. Wadah ditutup dan diperam selama 8-14 hari hingga lapisan mencapai ketebalan kurang lebih 1.5 cm. Setelah pemeraman selesai, nata dipanen, dicuci, dihilangkan asamnya dengan perebusan atau perendaman dalam air selama tiga kali (air diganti tiap hari). Nata kemudian dipotong-potong dan direbus kembali, ditiriskan. Perebusan selanjutnya dalam larutan gula 40% selama 30-45 menit. Dibiarkan semalam dalam larutan gula. Selanjutnya nata siap dikonsumsi.


Kalau bakteri Acetobacter xylinum sulit diperoleh, maka ampas nenas dapat juga digunakan untuk memperoleh Acetobacter xylinum.
1. Buah nenas matang, dikupas dan dicuci bersih. Kemudian dibelah dan dipotong-potong kecil. Potongan-potongan ini dihancurkan dengan alat penghancur.
2. Hancuran nenas diperas sampai sari buahnya habis. Ampasnya dicampur dengan air dan gula pasir dengan perbandingan 6 : 3 : 1. Campuran ini diaduk merata dan dimasukkan kedalam botol jar, ditutup dengan kertas, dan diperam selama 2-3 minggu (sampai terbentuk lapisan putih diatasnya).
3. Larutan yang diperoleh selanjutnya digunakan sebagai bahan penginokulasi pembuatan nata de coco.

Lebih lanjut tentang: Proses Pembuatan Nata de Coco

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

ayahanda, ibunda, izinkan anakmu berlayar kesamudera cinta....

ibunda,..
tiada kasih yang lebih besar berlayar dari hatiku melainkan engkaulah pelabuhannya...
tiada perjuangan, kasih sayang dan cinta yang paling tulus dan murni melainkan ada pada dirimu...

ayahanda..
tiada ketulusan yang kulihat melebihi tulusnya matamu...
hingga tanganmu kasar dan berdarah demi mencari sesuap nasi bagiku dan adik-adik...
dan untuk itu segenap doa, cinta, kasih dan sayang ku takkan putus untukmu...

ibunda,...
genap 25 tahun sudah anakmu ini membuka matanya melihat dunia, yang fana dan semu. selalu berkutat dengan masalah demi masalah yang selalu menjadi penanda bahwa anakmu ini masih hidup. hidup dalam berbagai cobaan rintangan dan godaan yang selalu mencengkeram. namun doamu selalu menjadi pedang bagiku untuk menumpas semuanya...

ayahanda...
25 tahun takkan mampu meretakkan yang telah engkau bangun di benakku. lantunan doa pertamakali yang ku pelajari darimu menjadi penguat bagiku dalam melangkah menapaki dunia ini...

sekarang anakmu sudah menapaki masa dewasanya. dan akan mengarungi bahtera kehidupan dengan kapalnya sendiri... diiringi dengan doa dan petuahmu serta didikanmu sebagai kemudiku.

namun ada yang janggal. kapal ini oleng dan seolah tak tahu arah. bukan karena jeleknya kapal. namun karena nakhoda tak bisa bekerja sendirian di pelayaran ini. Pelayaran yang sarat akan cobaan dan godaan syetan yang setiap saat mengintai ananda lengah hingga tenggelam. dan dalam pencarian ini, anakmu telah menemukan pendampingnya, yang insyaAllah akan setia menemani anakmu melayari samudera cinta dalam biduk rumah tangga.

dan sekarang, tangan ananda terulur padamu ayahanda dan ibunda, untuk meminta restu darimu. agar perjalanan ini sempurna. hingga badai topanpun takkan mampu menghadang ananda mencapai tujuan hidup, untuk berlabuh di pulau Himpunan Keluarga Sakinah. Mawadah, Warahmah seperti yang diamanatkan Junjungan kita Nabi Muhammad SAW...

adapun kekhawatiranmu, 'muatkah kapal sekecil ini menampung kami berdua?' ananda jawab, insyaAllah bunda, tidakkan bunda memperhatikan burung yang tidak mempunyai apa2, sanggup hidup dan menghidupi keluarganya, apatah lagi ananda yang engkau beri segalanya??

salam sejahtera selalu untukmu, ayahanda dan bundaku..
dari anakmu tercinta...

zulmariko (abu ihsan alfikr)...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

dipagi itu aku tersenyum... ^_^

 Angin pagi yang dingin menusuk seolah menamparku takkala pintu jendela mobil ini kubuka. sekelebat  memori dan pengalaman yang baru saya jalani berkelebat dalam benakku. apa yang kupikirkan? hmmm entahlah, yang jelas, sekelumit senyum hadir disudut bibirku. pagi itu aku tersenyum.


Tiga hari yang lalu aku datang kekota ini, pekanbaru, sekedar untuk berobat, berlibur dan mencari suasana baru. tempat pertama yang kutuju sudah jelas, rumah sahabatku alkausar. Seorang anak Band sekaligus pekerja disalah satu perusahaan swasta. keren, cool namun kocak. aku sampai dirumahnya pukul 6 sore, sembari meringis kesakitan karena jariku kejepit pintu mobil. rasanya nyut-nyutan!! sesampainya dirumah kausar, dengan raut kesakitan kucelupkan jariku kedalam rendaman air es. periiih banget!! ada pendarahan dalam, dan sepertinya malam itu tidurku tak nyenyak.

tapi perkiraanku meleset ... malam itu rupanya aku tertidur lelap banget. ngorok lagi! xixixi, tapi gak apa2 lah, itung2 ngidupin music rock, kan kenceng n ributnya sama tuh... hahaha, siapa tau bisa jadi inspirasi kausar buat bikin lagu di bandnya, huahahaha (mungkin gak ya? kayaknya nggak deh, hehe). malam itu aku seneng banget, karena selain ketemu ama sahabatku, aku juga ketemu ama abangku, bang win. kita2 jadi ngobrol banyak malam itu.

esok paginya aku diantar berobat sama alkausar ke rumah salah seorang sinse (bener gak sih tulisannya?). orang disana dah pada ngantri. beragam cerita mengalir diantara sesama pasien. emang dasar aku ramah kali ya, langsung aja berbaur ama tuh pasien, apalagi ama mak-mak, cepet banget diriku nyambung, hahaha, dah bakat alami kali ya? xixixi. rupanya tuh sinse dah terkenal banget, jadi ngeri jg diriku, jangan2 pijitannya sakit. parno sendiri kalo mikir sampai kesana, akhirnya untuk menghilangkan ketakutanku, aku makin gencar ngobrol ama emak2 disebelahku, biar gak mikir macam-macam.pas giliran gw, gilaaaaaaa, tuh sinse enteng aja narik2 otot, mengetok2 tulang pinggulku yang sakit ampe mengusap2 perutku hingga telingaku merah menahan geli. tapi abis itu enak. badan jadi enteng hehehe.

abis itu, hmmm bisa ditebak, malala, huahahaha (tawa antagonis ala sinetron indonesia). malala itu bahasa minang, artinya 'pergi kemanapun kusuka tanpa tujuan yang jelas yang penting hati jadi happy'. hebat bahasa kampungku ya, satu kalimat bisa jadi satu kata, hehehehe. seharian pergi ke mal-mal besar. mal-mal ini gak ada dikampungku, makanya kupuas-puasin main disana. naik lift aja ampe 8 kali turun naik, hehehe, abisnya enak sih. nyaman banget. coba kalo lift ini ada dikampung ku trus ditaruh di kebun, pasti aku dan ayahku gak usah repot-repot manjat batang jengkol, cukup naik lift trus ambil deh jengkolnya, xixixixi.

selain itu ada yones adikku, dan pelabuhan cintanya Murni, yang menemaniku. bersama kami karaokean bareng, 2 jam nonstop!! karena didalemnya cuma ada kami bertiga, jadilah kami nyanyi asal jadi. lagu favoritku lagu 'close to you', dari 'the carpenter'. tuh lagu keren banget!! tapi kalo dikir-pikir, kalo mereka denger aku nyanyiin lagi mereka, pasti rambut mereka bakal keriting dan akhirnya mati 2 kali deh. soalnya kalo dikampung, rekaman suaraku dipake buat ngusir tikus diatas genteng rumah, hehe. tapi mendingan kok dari suaranya adekku. kalo lebih lama lagi kami nyanyi, bakalan banyak yang pingsan tuh, bisa jadi tempat karaokean itu tutup karena bangkrut karena kami nyanyi disana hehe, lebay.com.

esoknya aku diajak ke perkebunan sawit ama kausar. suasananya asri banget, beberapa burung langka melintas diatas kepala kami, kalo gak salah namanya burung bagong.(kausar, tolong konfirmasi kalo namanya salah ya, hehe). disana, kami nanam pohon sawit, itung2 melakukan penghijauan buat bumi tercinta, biar adem n gak menimbulkan bencana lagi. abis itu perut kami keroncongan bukan main. kami makan di rumah tantenya kausar yang gak jauh dari kebun tersebut. masakannya enak banget, mengingatkanku akan masakan nenekku yang udah almarhumah, hiks. miss my grandma....

puas malala, saatnya pulang ke kehangatan keluarga alkausar. mereka pada ramah banget. jadi tambah betah, pengen lama2 disini tapi takut ngabisin jatah makan mereka, hehe. dan yang lebih menyenangkan adalah suara2 dari sahabat2ku tercinta, cici, iva dan levoy. kami telp2an pake multiparty calling. seruuuuu. terasa banget indahnya persahabatan. jadi terharu nih... Moga Allah melekangkan persahabatan kami ampe kapanpun.... amin.

begitulah.... hingga akhirnya pagi itu aku tersenyum.
jadi teringat akan sebuah kalimat manis,
"the greatest thing you ever learn is just to love and be loved in return"



love u all......

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pengikut